Connect With Us

BNN Gerebek Lab Produksi Tembakau Sintetis di Perumahan Tangerang, Koki, Tester dan Kurir Diamankan

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 12 Januari 2026 | 17:28

Lab produksi tembakau sintetis di Tangerang digrebek BNN. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sebuah laboratorium gelap (clandestine laboratory) yang memproduksi narkotika Golongan I jenis tembakau sintetis (MDMB-4en-Pinaca) di sebuah perumahan di Tangerang, berhasil dibongkar BNN pada Jumat, 9 Januari 2026.

Direktur Psikotropika dan Prekursor Deputi Bidang Pemberantasan BNN Aldrin Marihot mengatakan pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas di salah satu rumah warga.

Kemudian, tim gabungan yang terdiri dari Direktorat P2, Intelijen, dan Penindakan serta Pengejaran (Dakjar) BNN RI melakukan penyelidikan intensif selama kurang lebih dua bulan.

Petugas akhirnya melakukan penggerebekan dan menemukan pabrik rumahan yang telah beroperasi selama 60 hari terakhir. Di lokasi petugas menadapai barang bukti tembakau sintetis hampir 1 Kg.

"Menyita barang bukti 153 gram MDMB-4en-Pinaca, 808,9 gram MDMB-4en-Pinaca dalam bentuk padatan, dan MDMB Inaca (sisa residu),” katanya, Minggu, 11 Januari 2026.

Dalam operasi tersebut, BNN juga mengamankan tiga orang tersangka dengan peran yang berbeda-beda.

Di antaranya ZD pelaku utama yang bertindak sebagai koki atau otak di balik produksi, FH bertugas sebagai penguji kualitas (tester) hasil produksi dan Fir bertugas sebagai kurir yang mendistribusikan barang haram tersebut.

"Berdasarkan hasil interogasi, para pelaku mengaku mendapatkan bahan baku prekursor, bahan kimia, serta alat laboratorium dengan cara membelinya secara daring (online)," tambah Aldrin.

Selain tembakau, petugas juga mengamankan bahan kimia cair dan peralatan laboratorium lengkap.

Kini, para pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mereka dijerat dengan Pasal 610 Ayat (1) huruf (a) UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Ancaman hukuman yang menanti adalah penjara paling lama 15 tahun dan denda maksimal Rp500.000.000 (Kategori V).

BANTEN
Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 07:04

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua predikat Platinum Alignment pada ajang La Tofi 2026.

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

NASIONAL
Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 20:10

Pameran otomotif terbesar se-Asia Tenggara, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, kini memasuki akhir pekan pertamanya sejak resmi dibuka pada 30 Juli 2026.

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill