Connect With Us

Dedi Mulyadi Tanggapi Kritik Pandji Pragiwaksono soal Artis Jadi Pemimpin di Jawa Barat

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 6 Januari 2026 | 13:35

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons kritik yang disampaikan komika Pandji Pragiwaksono dalam pertunjukan komedi spesialnya. Kritik tersebut menyinggung kecenderungan masyarakat Jawa Barat yang dinilai memilih pemimpin berdasarkan popularitas, dengan menyinggung nama-nama seperti Deddy Mizwar, Dede Yusuf, hingga Dedi Mulyadi sendiri.

Tanggapan Dedi Mulyadi disampaikan melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya. Dalam video tersebut, Dedi mengaku sebagai penggemar Pandji Pragiwaksono dan menyebut kritik yang disampaikan sebagai bagian dari kebebasan berekspresi dalam negara demokrasi.

“Saya yang dianggap gubernur YouTuber, saya ngga boleh puji saya baik apa ngga dalam memimpin. Begini saja, Pandji datang ke Jawa Barat, keliling, lewati jalan-jalan provinsi. Kemudian keliling ke daerah di berbagai daerah di wilayah Provinsi Jawa Barat, saya membangunnya benar apa ngga. Apakah saya ini hanya gubernur konten atau gubernur kenyataan. Kita sama-sama lihat bagaimana hasil di lapangan,” ungkap Dedi melalui akun @dedimulyadi71 dikutip dari CNBC Indonesia. 

Meski demikian, Dedi tidak mempermasalahkan kritik terbuka Pandji lantaran sudah menjadi bagian dari proses demokrasi. 

“Terus berkarya melakukan otokritik yang terbuka karena ini negara demokrasi, setiap orang berhak menyampaikan pernyataan, pikiran, dan gagasan, termasuk koreksi secara terbuka apalagi dikemas dalam koreksi-koreksi yang jenaka,” tambahnya.

Kritik Pandji Pragiwaksono tersebut disampaikan dalam pertunjukan komedi spesial berjudul Mens Rea yang tayang di Netflix. Dalam penampilan komedi spesial ke-10 tersebut, Pandji mengangkat tema budaya hukum di Indonesia serta berbagai realitas sosial melalui satire politik.

Pada salah satu segmen, Pandji menyebut Jawa Barat sebagai wilayah yang dinilainya memiliki persoalan serius dalam pola memilih pemimpin. Ia menilai masyarakat cenderung memilih figur yang sudah dikenal publik.

“Orang sunda senang memilih artis. Gubernur mereka waktu itu artis film, Deddy Mizwar, wakilnya Dede Yusuf. Sekarang gubernurnya dedi Mulyadi artis YouTube,” kata Pandji.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ini Jadwal dan Mata Pelajaran yang Diujikan Pada TKA SD dan SMP 2026

Ini Jadwal dan Mata Pelajaran yang Diujikan Pada TKA SD dan SMP 2026

Senin, 5 Januari 2026 | 11:12

Tes Kemampuan Akademik atau TKA kembali akan dilaksanakan pada 2026 untuk jenjang SD dan SMP. Pelaksanaan asesmen ini dijadwalkan berlangsung pada April 2026 dan dapat diikuti peserta didik dari jalur pendidikan formal, nonformal, maupun informal.

BISNIS
Pikat Korea Selatan, ROKA Collection Cetak Omzet Ratusan Juta di Seoul Design Festival 2025

Pikat Korea Selatan, ROKA Collection Cetak Omzet Ratusan Juta di Seoul Design Festival 2025

Kamis, 18 Desember 2025 | 21:03

-Produk kriya rotan asal Indonesia kembali membuktikan kualitasnya di panggung internasional. Brand lokal ROKA Collection sukses mencuri perhatian dalam ajang bergengsi Seoul Design Festival 2025 yang berlangsung pada 12–16 November 2025 di Seoul

KOTA TANGERANG
Siap-siap, Bakal Ada Isbat Nikah Gratis Spesial HUT ke-33 Kota Tangerang

Siap-siap, Bakal Ada Isbat Nikah Gratis Spesial HUT ke-33 Kota Tangerang

Rabu, 7 Januari 2026 | 20:59

Menyambut HUT ke-33 Kota Tangerang, kegiatan Isbat Nikah gratis direncanakan kembali berlangsung pada 11 Februari 2026 mendatang.

KAB. TANGERANG
Waduh! Apindo Sebut Bakal Terjadi PHK Massal di Tangerang Jika UMK 2026 Rp5,21 Juta

Waduh! Apindo Sebut Bakal Terjadi PHK Massal di Tangerang Jika UMK 2026 Rp5,21 Juta

Rabu, 7 Januari 2026 | 23:23

Kenaikan upah minimum kota/kabupaten (UMK) Tangerang pada 2026 dinilai berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di sejumlah perusahaan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill