TANGERANGNEWS.com-Korban banjir di Perumahan Taman Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang masih bertahan di posko pengungsian hingga Jumat 16 Januari 2026.
Para anak-anak yang ikut diungsikan mulai merasa jenuh sehingga memerlukan trauma healing.
Berdasarkan pantauan Tangerangnews di posko pengungsian RW 03 Perumahan Taman Cikande, warga masih bertahan di posko pengungsian karena rumah mereka masih terendam banjir dengan ketinggian hingga 2 meter.
Terlihat para anak-anak yang diungsikan tengah bermain gadget. Sedangkan para orang tuanya sibuk memasak dan mengobrol dengan sesama pengungsi lainnya.
Di dalam posko, para pengungsi tidur beralaskan dengan tikar. Pakaian basah tampak dijemur berjejer di halaman balai warga yang dijadikan sebagai tempat pengungsian.
Salah seorang pengungsi, Liharmawati mengatakan, anaknya sudah mulai merasa jenuh dan murung lantaran sudah mengungsi selama 5 hari.
"Anak saya udah nanya terus kapan pulang, sudah bosan, sudah rewel karena hampir seminggu di pengungsian," kata Liharmawati.
Kondisi serupa juga dialami oleh anak-anak yang lain dikarenakan aktivitas normal mereka terganggu akibat dampak banjir yang merendam rumahnya.
"Sekitar ada 10 anak di sini. Kegiatannya main aja di sini, udah pada jenuh sebenarnya. Tiap hari minta pulang, tapi gimana banjir begini," terangnya.
Menurutnya, para anak-anak disana saat ini memerlukan pendampingan khusus trauma healing untuk memulihkan psikologisnya.
"Trauma healing itu kami butuh karena kondisi anak-anak kasihan, sudah jenuh," imbuhnya.
Selain itu, Liharmawati mengatakan, para anak-anak yang mengungsi juga membutuhkan perlengkapan sekolah seperti seragam, sepatu dan buku karena perlengkapan sekolah mereka sudah hanyut akibat terbawa banjir.
Sebagai informasi, Perumahan Taman Cikande, Kabupaten Tangerang, Banten, sudah terdampak banjir sejak Senin 12 Januari 2026 hingga saat ini Jumat 16 Januari 2026.