Connect With Us

5 Hari Mengungsi, Anak-anak Korban Banjir di Cikande Butuh Trauma Healing

Muhamad Yusri Hidayat | Jumat, 16 Januari 2026 | 19:31

Anak-anak korban banjir di posko pengungsian perumahan Taman Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Jumat 16 Januari 2026. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Korban banjir di Perumahan Taman Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang masih bertahan di posko pengungsian hingga Jumat 16 Januari 2026.

Para anak-anak yang ikut diungsikan mulai merasa jenuh sehingga memerlukan trauma healing.

‎Berdasarkan pantauan Tangerangnews di posko pengungsian RW 03 Perumahan Taman Cikande, warga masih bertahan di posko pengungsian karena rumah mereka masih terendam banjir dengan ketinggian hingga 2 meter.

‎Terlihat para anak-anak yang diungsikan tengah bermain gadget. Sedangkan para orang tuanya sibuk memasak dan mengobrol dengan sesama pengungsi lainnya. 

‎Di dalam posko, para pengungsi tidur beralaskan dengan tikar. Pakaian basah tampak dijemur berjejer di halaman balai warga yang dijadikan sebagai tempat pengungsian.

‎Salah seorang pengungsi, Liharmawati mengatakan, anaknya sudah mulai merasa jenuh dan murung lantaran sudah mengungsi selama 5 hari. 

‎"Anak saya udah nanya terus kapan pulang, sudah bosan, sudah rewel karena hampir seminggu di pengungsian," kata Liharmawati.

‎Kondisi serupa juga dialami oleh anak-anak yang lain dikarenakan aktivitas normal mereka terganggu akibat dampak  banjir yang merendam rumahnya.

‎"Sekitar ada 10 anak di sini. Kegiatannya main aja di sini, udah pada jenuh sebenarnya. Tiap hari minta pulang, tapi gimana banjir begini," terangnya. 

‎Menurutnya, para anak-anak disana saat ini memerlukan pendampingan khusus trauma healing untuk memulihkan psikologisnya.

‎"Trauma healing itu kami butuh karena kondisi anak-anak kasihan, sudah jenuh," imbuhnya. 

‎Selain itu, Liharmawati mengatakan, para anak-anak yang mengungsi juga membutuhkan perlengkapan sekolah seperti seragam, sepatu dan buku karena perlengkapan sekolah mereka sudah hanyut akibat terbawa banjir. 

‎Sebagai informasi, Perumahan Taman Cikande, Kabupaten Tangerang, Banten, sudah terdampak banjir sejak Senin 12 Januari 2026 hingga saat ini Jumat 16 Januari 2026.

KOTA TANGERANG
Debit Sungai Cisadane Turun 40 Cm, Wali Kota Tangerang Imbau Warga Hemat Air

Debit Sungai Cisadane Turun 40 Cm, Wali Kota Tangerang Imbau Warga Hemat Air

Sabtu, 12 September 2026 | 17:22

Debit Sungai Cisadane mengalami menurunan hingga 40 sentimeter (cm) dari batas normal. Hal ini memicu langkah antisipasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang guna memastikan ketersediaan sulai air baku bagi warga.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

BANTEN
Dindikbud Banten Berlakukan Sekolah Tatap Muka Mulai 14 September, Diwajibkan Pakai Masker

Dindikbud Banten Berlakukan Sekolah Tatap Muka Mulai 14 September, Diwajibkan Pakai Masker

Sabtu, 12 September 2026 | 16:27

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten resmi mengumumkan Pembelajaran Tatap Muka (Luring) bagi seluruh satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SKh negeri maupun swasta mulai Senin, 14 September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill