Connect With Us

Banjir 2,5 Meter Rendam Perumahan Taman Cikande Tangerang Sampai Atap

Muhamad Yusri Hidayat | Kamis, 22 Januari 2026 | 20:26

Banjir 2,5 meter merendam Perumahan Taman Cikande, Jayanti, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Perumahan Taman Cikande yang terletak di Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang kembali dilanda banjir usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut, pada Kamis 22 Januari 2026.

Ketinggian banjir berkisar 70 sentimeter hingga yang tertinggi mencapai 2,5 meter. 

‎Berdasarkan pantauan Tangerangnews, di lokasi banjir yang paling tinggi, air merendam rumah warga sampai hanya menyisakan atap bangunan.

Sejumlah perahu evakuasi disiapkan untuk membantu aktivitas warga di area yang terdampak.  ‎Beberapa warga terlihat sedang mengamankan harta benda seperti barang elektronik, dan surat-surat berharga yang ada di dalam rumahnya.

‎Selain itu, tampak puluhan kendaraan roda dua dan roda empat milik warga telah diparkirkan ke pinggir jalan permukiman yang tidak terendam banjir. 

‎Komandan Regu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pos Cisoka Guruh menerangkan banjir di Perumahan Taman Cikande merendam sebanyak 2 RW. Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan warga yang terdampak. 

‎"Yang terdampak itu RW02 dan RW 03. Saat ini baru sekitar 122 keluarga yang terkonfirmasi terdampak," ujar Guruh. 

‎Guruh menjelaskan, ketinggian air di Perumahan tersebut hingga saat ini masih terus mengalami peningkatan. Pasalnya, aliran Sungai Cidurian masih terus meluap hingga ke permukiman warga.

‎Titik banjir terdalam mencapai 2,5 meter berada di RT 04, RW 03 Perumahan Taman Cikande. 

‎"Saat ini ada yang telah mengungsi, ada juga yang bertahan, ungkapnya.

‎Ia memprediksi, ketinggian air akan terus meningkat seiring dengan meningkatnya intensitas hujan dan aliran Sungai Cidurian terus meluap ke permukiman warga.

‎Oleh karena itu, Guruh menuturkan, saat ini pihaknya sedang menyiapkan berbagai bantuan yang dibutuhkan oleh warga yang terdampak banjir seperti logistik untuk persediaan di dapur umum.

‎"Pasti meningkat, makanya kami pantau terus situasi banjir, yang dibutuhkan apa, biar kami update terus," jelasnya.

‎Sementara itu, Victor Silaen, Ketua RW 03 Perumahan Taman Cikande mengatakan banjir yang terjadi pada Minggu ketiga di bulan Januari 2026 ini kondisinya lebih parah dibandingkan pada 13 Januari lalu.‎

‎"Sudah sempat surut, tapi kemarin itu jam 10 malam sudah meluap lagi aliran Sungai Cidurian itu dan terus meningkat sampai saat ini," kata Victor. 

Saat ini para warga memerlukan bantuan logistik untuk persediaan di dapur umum yang menjadi sumber produksi makanan untuk para warga yang terdampak. 

‎"Bantuan logsitik dari banjir kemarin itu sudah habis, dan sekarang kami membutuhkan lagi. Semoga dipercepat penyaluran bantuan yang kami butuhkan," jelasnya.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

BANDARA
Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 | 22:00

Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill