Connect With Us

Imbas Banjir di 27 Kecamatan, Pemkab Tangerang Gelontorkan Dana Tak Terduga

Muhamad Yusri Hidayat | Selasa, 27 Januari 2026 | 19:36

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, saat meninjau langsung lokasi banjir di Desa Cirumpak, Kecamatan Kronjo, Senin 26 Januari 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang akan menggunakan dana tak terduga (DTT) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 untuk menangani banjir yang terjadi di 27 kecamatan.

‎Maesyal menyebut, penggunaan dana tak terduga itu untuk keperluan penanganan bencana, sehingga keterbatasan anggaran tidak menjadi persoalan dalam penanggulangan.

Ia menyebut, wacana itu telah dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

‎"Kita sudah koordinasi dengan Pak Gubernur dengan BPK hal yang sifatnya emergency, sesuai dengan ketentuan yang berlaku kedaruratan," ujarnya, pada Selasa 27 Januari 2026.

‎Untuk penanganan jangka panjang, Maesyal menuturkan, pihaknya akan membangun sejumlah pintu air, pelebaran drainase, dan membeli mesin pompa air guna mengurangi dampak bencana di wilayah rawan banjir seperti di Kecamatan Jayanti dan Kosambi.

‎Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terkait pembangunan turab serta menormalisasi sejumlah aliran sungai yang sering menjadi penyebab banjir di beberapa wilayah Kabupaten Tangerang, seperti Sungai Cidurian, Cimanceuri, Cirarab dan Situ Gelam.

‎"Nah, itu kan harus kita koordinasikan dengan Balai Besar Wilayah Sungai dengan Kementerian PU," tuturnya.

‎Maesyal menegaskan, pihaknya akan segera menetapkan status tanggap darurat bencana akibat banjir yang merendam sejumlah wilayah di 27 kecamatan itu. 

‎Saat ini, surat keputusan (SK) status tersebut masih dalam proses administrasi di internal Pemkab Tangerang.

‎"Sebentar lagi saya tanda tangani (SK-nya). Supaya kita semua supaya kita semua konsep terhadap itu," tegas Maesyal. 

‎Untuk sementara sebagai upaya penanganan jangka pendek, Maesyal memastikan, pihaknya akan terus memberikan bantuan logistik, hunian sementara berupa tenda pengungsian, hingga pelayanan kesehatan.

‎"Kita tidak melihat ke belakang siapa yang keliru, siapa yang salah, tapi bagaimana upaya kita sekarang supaya banjir ini bisa tertangani dan bisa diminimalisir," tutupnya.

TEKNO
Wajib Tahu! 8 Fitur Aplikasi yang Bikin Trading Jadi Lebih Mudah dan Efisien

Wajib Tahu! 8 Fitur Aplikasi yang Bikin Trading Jadi Lebih Mudah dan Efisien

Senin, 26 Januari 2026 | 19:23

Trader kini semakin mengutamakan aplikasi trading yang praktis dan serba terintegrasi. Simak fitur-fitur yang mendukung analisa, efisiensi, dan kenyamanan trading modern.

NASIONAL
PLN UID Banten Perketat Pengamanan Kelistrikan di Tengah Curah Hujan Ekstrem

PLN UID Banten Perketat Pengamanan Kelistrikan di Tengah Curah Hujan Ekstrem

Selasa, 27 Januari 2026 | 20:54

Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejumlah wilayah di Banten dalam beberapa hari terakhir menyebabkan genangan di berbagai titik.

OPINI
Perayaan Imlek di Masjid Istiqlal, Sinkretisme Agama yang Dilarang Islam

Perayaan Imlek di Masjid Istiqlal, Sinkretisme Agama yang Dilarang Islam

Senin, 26 Januari 2026 | 18:51

Suatu ketika kafir Quraish menawarkan kepada Rasulullah Muhammad saw agar Rasulillah Muhammad saw berkenan untuk menyembah sesembahan mereka sehingga merekapun berkenan menyembah Allah Swt, secara bergantian.

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill