TANGERANGNEWS.com – Pasca banjir besar yang melanda Tangerang Raya pada akhir Januari 2026, pengembang Perumahan Villagio Residence di Kabupaten Tangerang melakukan serangkaian langkah strategis untuk mencegah banjir terulang.
Pembenahan difokuskan pada penguatan sistem drainase dan pengendalian air secara jangka panjang.
Pelaksana proyek Villagio Residence, Deni mengatakan, pihaknya langsung melakukan evaluasi menyeluruh setelah banjir surut. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar perbaikan sistem infrastruktur kawasan perumahan.
“Usai banjir surut, kami langsung gerak cepat lakukan penanggulangan. Kami juga siapkan sistem yang lebih kuat agar ke depan lebih siap menghadapi curah hujan tinggi,” ujarnya.
Perluasan Tandon dan Penambahan Drainase
Salah satu langkah utama yang dilakukan, kata Deni, memperluas kapasitas tandon air untuk meningkatkan daya tampung saat debit hujan tinggi. Selain itu, pengembang juga menambah dan memperbesar saluran drainase di sejumlah titik perumahan.

Langkah ini bertujuan mempercepat aliran air menuju saluran utama, sekaligus meminimalkan genangan di lingkungan hunian.
Di lapangan, terlihat pekerja tengah mengerjakan pembangunan drainase baru dan melakukan normalisasi saluran yang sudah ada.
Bangun Tanggul Beton dan Sistem Pintu Air
Tak hanya memperbaiki saluran, pengembang juga membangun tanggul beton permanen menggunakan sheet pile sebagai dinding penahan air. Tiang-tiang pancang sudah mulai dipasang di beberapa sisi kawasan.
Selain itu, tengah dibangun sistem pengendalian saluran pembuangan lengkap dengan pintu air. Sistem ini dirancang untuk mengatur aliran air keluar-masuk kawasan perumahan, terutama saat terjadi peningkatan debit air di saluran luar.
“Pembenahan ini bentuk tanggung jawab kami agar warga bisa kembali nyaman dan merasa aman tinggal di Villagio Residence,” kata Deni.
Mitigasi Banjir Jangka Panjang
Banjir yang terjadi di Tangerang Raya pada Januari 2026 lalu berdampak luas mulai dari perkampungan, kompleks perumahan, jalan raya, hingga area persawahan warga. Peristiwa tersebut menjadi momentum evaluasi bagi banyak pihak, termasuk pengembang perumahan.
Dengan penguatan infrastruktur seperti perluasan tandon, sistem drainase terpadu, tanggul permanen, hingga pintu air, Villagio Residence menargetkan sistem pengendalian banjir yang lebih adaptif terhadap cuaca ekstrem dan intensitas hujan tinggi.
"Langkah ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam upaya pencegahan banjir di Perumahan Villagio Residence," pungkasnya.