TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berharap momentum pergantian kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dapat memperbaiki tata kelola, transparansi, dan kerja sama dalam merealisasikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Agus Supriatna menuturkan pihaknya sangat membutuhkan transparansi dalam pelaksanaan program MBG, terutama menyangkut validitas data penerima manfaat dan lokasi pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
"Yang sudah pasti itu transparansinya ya, mereka membutuhkan informasi terkait dengan penerima manfaat, terutama untuk sekolah-sekolah, kita sudah siapkan datanya," ucap Agus, Rabu 3 Juni 2026.
Menurutnya, keterbukaan data memudahkan pemda memetakan daerah yang sudah atau belum tersentuh program MBG. Hasilnya, penyaluran program menjadi lebih merata serta tepat sasaran.
"Hanya saja setelah ada penentuan titik, di mana sudah terlayani, ya itu harus diinformasikan ke pemerintah daerah, sehingga kita juga bisa memetakan, wilayah mana saja yang sebenarnya menjadi prioritas untuk titik MBG itu sendiri," tuturnya.
Agus berharap, kepemimpinan baru di BGN dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, agar pelaksanaan program MBG berjalan lebih efektif, efisien, dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
Selain itu, pemerintah daerah telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) MBG, untuk mendukung percepatan program nasional tersebut di tingkat daerah.
"Supaya tingkat koordinasi antarwilayah dan antardaerah itu bisa berjalan dengan lebih baik, serta semakin banyak orang merasakan manfaat MBG," terangnya.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian Kepala BGN dari Dadan Hindayana menjadi Nanik S Deyang.
Pergantian itu diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Selasa 2 Juni 2026.
Dengan adanya pergantian kepemimpinan, dapat menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola dan koordinasi pelaksanaan program MBG di tingkat pusat maupun daerah.