Connect With Us

Preman Kelapa Dua Tewas ditangan Pedagang

| Minggu, 1 April 2012 | 16:27

Jenazah Johanes Dominggus Tiyas alias Nyong, 34, di Kamar Mayat RSU Kabupaten Tangerang ( / )

TANGERANG-Johanes Dominggus Tiyas alias Nyong, 34, warga Perumahan Dasana Indah, Blok UF 10 No 20, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang yang dikenal warga sebagai preman di perumahan tersebut tewas setelah berduel menggunakan senjata tajam dengan seorang pemilik warung Suprapto alias Heru Tinju, 56.
 
Menurut Kapolsek Kelapa Dua Kompol Iman Setiawan, Suprapto yang tinggal di Perumahan Pesona Karawaci, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang ini mengaku kesal karena sering dipalak oleh Nyong. Pada Sabtu (31/3) sekitar pukul 22.00 WIB, Nyong kembali memalak warung-warung disekitar terminal Angkot 06 jurusan (Bojong Nangka) Bonang – Cikokol.
 
“Saat memalak, Nyong ditegor oleh Suprapto. Namun Nyong merasa tidak terima denga terguran tersebut hingga terhadi pertengkaran. Keduanya kemudian mengambil parang dan berduel,” ungkapnya, Minggu (1/4).
 
Dalam pertengkaran tersebut, Nyong menderita luka bacok cukup parah dibagian belakang kepala, dada, lengan dan perut hingga tewas di tempat. Sementara Suprapro sendiri mengalami luka pada bagian perut bagian kiri dan tangan. “Setelah melihat Nyong terkapar, Suprapto langsung melarikan diri,” tambah Kapolsek.
 
Setelah menerima laporan peristiwa tersebut dari warga, Tim Buru Sergap Polsek Kelapa Dua dipimpin langsung Kapolsek Kompol Iman Setiawan, segera meluncur ke lokasi kejadian. Dari keterangan para saksi di tempat kejadian, petugas langsung memburu pelaku. “Pelaku berhasil ditangkap di halaman Rumah Sakit Qadar Islamik, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, 20 menit setelah kejadian,” terang Kapolsek.
 
Menurut Kapolsek, SUprapto dijerat pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman diatas 5 tahun. “Saat ini, tersangka Suprapto masih kami mintai keterangan terkait tewasnya Nyong,” pungkasnya.(RAZ)

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill