Connect With Us

Angkot Kampung Melayu Tolak Penambahan Armada

| Rabu, 18 Juli 2012 | 17:03

Angkot demo. (tangerangnews / dira)


 
TANGERANG-Sedikitnya 100 sopir dan pengusaha angkutan kota (Angkot) jurusan Kampung Melayu-Pasar Anyar melakukan aksi demonstrasi, menolak penambahan aramada angkot di jurusan yang sama, Rabu (18/7). Meskipun aksi demo berlangsung aman, arus lalu lintas dari dan akan ke Bandara Soekarno-Hatta (BSH) tersendat cukup panjang.
 
Aksi yang digelar sopir angkot dengan membariskan angkotnya disisi jalan menuju bandara sejak pukul 11.00 WIB tersebut,  menjadi pusat perhatian para pengguna jalan lainnya. Baik dari arah Bandara maupun arah ke Teluknaga. "Penambahan angkot baru penghianatan pengurus F.01 terhadap kami," kata Sarmili di tengah aksinya.
 
Sebagaimana disepakati, selama masih ada angkutan yang beroperasi di jurusan ini, pengurus F.01, Dinas Pehubungan (Dishub) meyakini pengusaha angkota F.01 bahwa tidak akan ada penambahan angkot.
 
"Kenyataannya, angkot baru akan dioperasikan pada Senin (23/7) mendatang, jelas kami yang tergabung dalam koperasi angkutan tangerang menolak penambahan trayek baru, karena kami juga punya trayek yang sama," jelasnya.
 
Saat ini, ada sekitar 117 angkot yang beroperasi ditrayek ini. Namun, informasi yang diterima pengusaha dan sopir angkot, Dinas Perhubungan Provinsi Banten akan menurunkan lagi 100 unit angkot tipe Daihatsu Grand Max.
 
"Kalau armada tambahan benar-benar turun, jelas dampaknya sangat besar dan merugikan kami yang sudah ada. Kalau sampai aksi ini tidak disikapi, jangan salahkan kami bertindak brutal," ancam Petrus, sopir angkot lainnya.
 
Belum lagi, katanya, potensi berkurangnya pendapatan akibat penambahan armada itu, lambat laun akan menggerus angkutan yang ada dan akan menimbulkan pengangguran baru di kawasan ini. "Kami tetap menolak mentah-mentah penambahan armada. Yang ada saja sudah apalagi tambah armada," singkatnya.
 
Pantauan di lokasi, kemacetan panjang akibat jejeran angkot yang diparkir para pengunjuk rasa di ruas Jalan Surya Dharma, tak terhindarkan. Sejumlah pengguna jalan juga sempat menanyakan aksi tersebut dan memperlambat perjalanan mereka. Beruntung, setelah hampir 1,5 jam menyampaikan aspirasinya, pendemo membubarkan barisan dengan tertib. (DRA)

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

KOTA TANGERANG
Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45

Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill