Connect With Us

Polisi Sebar Foto Anak Punk Yang Tewas di Jalan Mauk

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 2 Agustus 2012 | 19:00

Mayat tanpa identitas. (tangerangnews / ganang)

 
 
TANGERANGNEWS.com-Polsek Mauk terus berupaya mengungkap identitas mayat pria tanpa nama alias Mr X, yang diduga korban pembunuhan yang sebelumnya ditemukan ditemukan warga di Jalan Raya Mauk-Kronjo Desa Karang Serang Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang, Selasa (31/8) lalu. Polisi menyebarkan foto korban ke polsek-polsek terdekat dan tempat keramaian.
 
"Saat ini kami sudah berupaya untuk menyebarluaskan foto korban. Mulai dari Pasarkemis, Rajeg, Kronjo, Kresek, Balaraja hingga Tanara. Kami juga menyebar fotonya di sejumlah titik keramaian, seperti perempatan jalan dan pasar," kata Kapolsek Mauk AKP Suhendar kepada Tangerangews.com, Kamis (2/8).
 
Hingga kini pihaknya belum mendapatkan informasi atau laporan dari warga. Terutama yang mengaku korban sebagai kerabat, teman atau anggota keluarganya. "Belum dapat informasi, bahkan setelah olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) tidak ada petunjuk apapun. Adapun saksi yang melihat hanya jasad korban, tapi tidak melihat siapa yang membuang," katanya.
 
Minimnya informasi membuat aparat kepolisian tidak patah arang. Menurut Suhendar memang dilokasi tidak ada penerangan jalan. Sehingga aktifitas di jalan tersebut sulit terlihat dengan kasat mata, jika suasana masih gelap. "Korban sendiri sudah diotopsi dan memang meninggal akibat benda tajam, serta luka-luka di sekujut tubuhnya. Dugaan kuat pemuda ini adalah korban pembunuhan,"ungkapnya.
 
Lanjutnya ciri-ciri korban yakni, mengenakan kasos warna hitam, singlet putih, gesper hitam, umur 25-28 tahun, perawakan kurus, kulit sawo matang, rambut hitam, mengenakan sweater hitam bertuliskan rancit, jaket abu-abu dan celana jeans pencil coklat. (RAZ)
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Paguyuban Tionghoa Banten Jajaki Kerja Sama Percepatan Sertifikasi Halal Bersama PHRI

Paguyuban Tionghoa Banten Jajaki Kerja Sama Percepatan Sertifikasi Halal Bersama PHRI

Senin, 21 September 2026 | 21:21

Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Banten menjajaki kerja sama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk mendorong percepatan sertifikasi halal bagi anggota yang bergerak di bidang usaha kuliner.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

TANGSEL
Gegara Bakar Sampah, Api Merembet ke Gudang Telur hingga Ludes di Serpong

Gegara Bakar Sampah, Api Merembet ke Gudang Telur hingga Ludes di Serpong

Senin, 21 September 2026 | 19:09

Akibat kelalaian membakar sampah, sebuah bangunan gudang telur milik Rahmat di Jalan Bhayangkara 1, RT05/02, Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) hangus terbakar pada Senin 21 September 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill