Periuk Damai & Mutiara Pluit Tangerang Masih Banjir 1 Meter
Minggu, 15 Februari 2015 | 19:54
Perumahan Periuk Damai dan Mutiara Pluit, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, hingga kini masih terendam banjir setinggi 1 meter.
Perumahan Periuk Damai dan Mutiara Pluit, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, hingga kini masih terendam banjir setinggi 1 meter.
Banjir yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Tangerang menutup akses jalan raya hingga hingga menghambat pengangkutan sampah. Diperkirakan ada ribuan ton sampah yang tidak terangkut selama banjir.
RECOMENDEDSeorang pengendara motor (bikers) tewas terlindas mobil Bus Agra Mas jurusan Bekasi-Tangerang yang bernomor polisi B-7091-YN di Jalan Raya Serpong, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Minggu (15/2) siang.
TANGERANGNEWS.com-Petugas Polsek Batuceper, Kota Tangerang akhirnya berhasil menangkap pelaku pembunuhan sadis terhadap wanita cantik bernama Tri Nursamsiah
"Nanti juga akan dibangun sistem pompa di situ Bulakan dan kali Ledug ke Kali Cirarab," Imbuhnya.
"Ada lima kecamatan yang terendam parah hingga saat ini. Kecamatan itu yakni Periuk, Cipondoh, Pinang, Ciledug dan Karawaci," kata Sachrudin.
“Jadwal perjalanan kereta jarak jauh dapat disesuaikan, yang tidak menganggu jam sibuk Commuter Line, misalnya pada malam hari.
DPRD Kota Tangerang akan segera memanggil pihak pengelola minimarket Alfamart, yakni PT Sumber Alfaria Trijaya (SAT) Tbk, pengelola Alfamart, Alfamidi, untuk mempertanyakan kejelasan program donasi
PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang menyaluran air bersih sebanyak 24.000 liter bagi korban banjir yang kesulitan air. Kabag Humas PDAM Tirta Benteng Budi H Santoso mengatakan
“Hari ini air sudah surut dibandingkan hari kemarin mencapai kurang lebih dua meter di dalam perumahan. Air berasal dari Kali Angke yang dibawa dari Bogor," ujar Ikhsan.
Tan Beg Ling, 44, warga Taman Royal 1, Jalan Mahoni 6 No 5, Kelurahan Tanah Tinggi RT 06/15, Kecamatan Tanah Tinggi, Kota Tangerang, ditemukan tewas gantung diri di rumahnya, Selasa (10/2) pagi.
Hujan yang mengguyur Kota Tangerang sejak kemarin menyebabkan bajir semakin meluas ke sejumlah wilayah. Berdasakan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, ada 12 titik yang terendam banjir.
“Ketinggian air bervariasi, paling tinggi di Total Persada Kecamatan Periuk. Di sana mencapai 3 meter saat ini,” ujar Hendra Sekretaris BPBD Kota Tangerang, Selasa (10/2).
Sebanyak empat kontrakan di Jalan Jambu RT 001/04 Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang ludes terbakar, Selasa (10/2) sekitar pukul 07.30 WIB.
“Bisa segera siaga II ini. Air kiriman dari Bogor akan tiba di Tangerang. Prediksi itu berdasar informasi dari Pintu Air Batu Belah yang menjelaskan pukul 13.30 pada Senin (9/2) status sudah siaga III," ujar Sumarto.
"Tapi jam belajarnya kita kurangi satu jam, untuk tiap kelas. Karena adanya pengungsi, pasti menganggu kegiatan belajar. Dan bagi murid yang kena musibah banjir tidak perlu pakai seragam kalau memang seragamnya masih basah," jelasnya.