Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANG-Seorang pengendara motor (bikers) tewas terlindas mobil Bus Agra Mas jurusan Bekasi-Tangerang yang bernomor polisi B-7091-YN di Jalan Raya Serpong, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Minggu (15/2) siang.
Korban yang diketahui bernama Asep Badri, warga Bandar Agung, RT 5/4, Kecamatan Terusan Nunyai, Lampung Tengah itu tewas ditempat setelah kepalanya terlindas ban bus.
Seorang saksi mata, Abdulah mengatakan, peristiwa itu terjadi ketika korban yang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi F-3273-PHY ini memacu memacu kendaraanya dari arah Cikokol menju Serpong.
"Saat itu Jalan kondisinya lagi macet. Korban mencoba nyalip bus, tetapi tersenggol kendaraan lain hingga terjatuh ke bagian bawah bus, sehingga kepalanya terlindas,” katanya.
Petugas kepolisian Polres Metro Tangerang yang mendatangi tepat kejadian langsung mengevakuai jenazah korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang untuk diautopsi. Sementara, sopir dan kendaraannya di amankan petugas. Akibat perisiwa kecelakan tersebut, Jalan Raya Serpong Mengalami kemacetan yang sangat panajang.
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGWakil Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Haryadi menyoroti serius kasus dugaan pencemaran Sungai Cisadane akibat kebakaran gudang pestisida di kawasan pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews