Connect With Us

Pasca Banjir, Sampah Tangerang Bertambah 150 Ton

| Senin, 16 Februari 2015 | 18:53

Ada Komunitas Pemuda Sampah, Wali Kota Tangerang Beri Insentif (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 

TANGERANG-Pasca banjir yang terjadi di Kota Tangerang telah menyebabkan jumlah sampah bertambah 150 ton. Hal tersebut karena armada truk sampah tidak bisa melintasi jalan yang terendam banjir.

 

Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Tangerang, Sugiharto Bagdja mengatakan, pada hari biasa jumlah sampah yang dihasilkan masyarakat Kota Tangerang sebanyak 1000 ton. "Setelah banjir surut, sampah di Kota Tangerang bertambah 150 ton, menjadi 1.150 ton," ujarnya, Senin (16/2).

 

Pihaknya langsung menangani sampah tersebut dengan menerjunkan seluruh armada mulai dari Truk, Bentor dan lainnya. Begitu pula dengan petugas yang secara khusus menangani sampah pasca banjir.

 “Sampah - sampah tersebut saat ini sedang dalam proses pengangkutan,” katanya.

 

Menurut Ugi, sapaan akrabnya, untuk wilayah Barat seperti Cipondoh, Ciledug dan Karang Tengah telah dibersihkan sejak dua hari lalu. Kini, tinggal pembersihan di wilayah Barat seperti Karawaci, Periuk dan Jatiuwung, yang banjirnya baru surut."Petugas sudah mengerti untuk penanganan sampah banjir," katanya. 

 

Adapun titik banjir yang menimbulkan sampah yakni Ciledug Indah 1 dan 2, Pinang Griya, Puri Kartika,  Pondok Bahar, Wisma Tajur, Komplek DDN, Puri Beta, Total Persada, Purati, Taman Elang, Mutiara Pluit dan Periuk Damai.

 

Terkait penanganan luapan air di wilayah Periuk, Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan, pihaknya akan menerapkan sistem polder yang meliputi pembangunan tanggul di sekeliling kali Ledug dan Kali Cirarab.

 

“Selain juga menambah kapasitas daya tampung Situ Bulakan menjadi dua kali lipat yakni sebesar satu juta meter kubik. Nanti juga akan dibangun sistem pompa di situ Bulakan dan Kali Ledug ke Kali Cirarab. Diharapkan masalah banjir bisa teratasi," ujarnya.

 

SPORT
Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Senin, 14 September 2026 | 11:09

PT PLN (Persero) menyiapkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung pelaksanaan MotoGP 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill