Connect With Us

Kejar Target e-KTP, Warga Lansia Dilayani di Rumah

| Selasa, 25 Juni 2013 | 17:55

Kepala Dinas kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Rina Hernaningsih ( / )

TANGERANG-Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Tangerang melakukan pelayanan jemput bola ke rumah bagi warga lansia (lanjut usia) untuk merekam e-KTP. Selain untuk mempermudah warga lansia, jemput bola ini sebagai upaya menyelesaikan rekaman yang harus selesai bulan Juli 2013.
 
Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menetapkan batas rekaman e-KTP  pada Juli 2013. Pasalnya, fisik e-KTP sudah akan dibagikan seluruhnya pada bulan Oktober sehingga seluruh warga Indonesia sudah menggunakan e-KTP pada tahun 2014.
 
Kepala Disdukcapil Kota Tangerang Rina Hernaningsih mengatakan, pihaknya melakukan jemput bola ke panti jompo dan rumah warga lansia sejak bulan Mei. Dalam pelayanan tersebut, petugas membawa perlengkapan perekaman e-KTP.
 
“Jadi wanita lansia yang sudah tak sanggup berjalan itu langsung dilayani di rumah. Mulai dengan pengisian biodata diri, merekam retina mata, hingga merekam sidik jari. Layanan ini merupakan bentuk kepedulian Disdukcapil  kepada lansia yang beketerbatasan kondisi mendapatkan e-KTP," ujar Rina.
 
Bagi warga lansia yang ingin mendapatkan layanan perekaman e-KTP, Rina menghimbau agar segera melaporkan ke RT setempat. Atau bagi para lansia di panti jompo, bisa melaporkan ke pengelola panti. "Nanti tinggal diteruskan ke Disdukcapil, kami akan datangi ke tempat warga tersebut," katanya.
 
Rina mengaku, sebenarnya Disdukcapil telah menyelesaikan 100 persen rekaman atau sebanyak 920.207 orang wajib KTP. Namun karena jumlah penduduk Kota Tangerang terus berubah, rekaman terus dilakukan hingga batas waktu yang ditentukan. "Tiap tahun jumlah penduduk selalu mengalami perubahan, ada yang datang, pindah dan meninggal . Jadi kita terus sisir tiap kecamatan," paparnya.
 
Dia mengutarakan, sekitar 900 ribu fisik e-KTP untuk warga Kota Tangerang telah tercetak. Pendistribusian telah dilakukan melalui peranan kelurahan dan RT/RW sejak bulan Mei.(RAZ) 
NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill