Connect With Us

Kemesraan Wahidin Halim & Arief R Wismansyah

| Kamis, 11 Juli 2013 | 20:13

Wali Kota Tangerang Wahidin Halim dan Wakil Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. (tangerangnews / Foto : dens)

 

 
TANGERANG-Kemesraan Wahidin Halim dan Arief Rachadiono Wismansyah tiba-tiba seakan ‘meledak’ saat ini. Tak ada lagi ‘kemesraan’ dan pin  ‘WA’ yang dulu terpancar dari baju yang dikenakan pegawai, sudah tak ada lagi . Meskipun ketika bertemu, keduanya seakan tak ada masalah.
 
Namun, seperti diduga kebanyakan masyarakat, hubungan tersebut akan retak setelah memasuki masa pemerintahan pasangan ini selesai.
 
Wahidin Halim memang tak bisa lagi mencalonkan diri menjadi wali kota Tangerang. Tetapi Arief, yang menjadi wakil wali kota mendampingi Wahidin Halim, sudah bersiap-siap menempati kursi yang akan ditinggalkan Wahidin melalui Pilkada.
 
Posisi Wahidin Halim pun saat ini  sudah mengumumkan, untuk  mengundurkan diri menjadi wali kota Tangerang dalam rapat paripurna yang digelar pada 14 Juni 2013 lalu. Wahidin mengaku, dirinya akan mencalonkan diri menjadi anggota DPR RI. Namun, mundurnya Wahidin belum langsung mendapat Surat Keputusan dari Menteri Dalam Negeri.  
 
 
Dimasa berakhirnya jabatan sebagai Wali Kota Tangerang, Wahidin yang juga Ketua DPD Partai Domokrat Provinsi Banten itu, menyatakan ingin mengabdi menjadi anggota DPR RI.  Sedangkan Arief berkeinginan melanjutkan menjadi Wali Kota Tangerang.  
 
Wahidin dan Arief unggul telak pada Pilkada yang digelar 26 Oktober 2008 lalu. Jika melihat data lalu, disebutkan oleh Ketua KPU Kota Tangerang saat itu yakni   Imron Khamami pasangan ini memperoleh 88, 49 % suara. Meninggalkan pasangan Muhammad Bonnie Mufidjar-Diedy Faried Wadjdy sebanyak  9,79 % suara.   
 
Sedangkan pasangan Ismet Sadeli Hasan-Mahfudz Abdullah yang mendaftar dari jalur perseorangan (independet) hanya mendapat 1,71% suara atau sebanyak 785 suara.
 
“Saat ini kami menghitung jumlah suara yang menggunakan hak pilihnya sekitar 70% (sudah 70% suara yang masuk saat itu). Atas perolehan ini tidak menjadi dasar hukum, ini hanya bersifat informasi dari hasil perhitungan cepat teknologi informasi,” ucap Imron malam saat perhitungan suara.
 
Sementara Wahidin dan Arief ketika itu langsung menggelar konferensi pers. Wahidin menyambut gembira hasil perhitungan cepat itu. Pihaknya mengaku sangat bersyukur atas kemenangan itu.  Wahidin pun berkomentar untuk yang kalah.
 
 “Saya memohon maaf sebesar-besarnya selama Pilkada ada hal-hal yang tidak mengenakan. Dan saya meminta dukungannya, karena kita memiliki tujuan yang sama untuk membangun kota ini,” ucap Wahidin.
 
Pilkada Kota Tangerang periode itu, berbeda peserta dengan Pilkada saat ini. Kini ada bakal calon (balon)  Dedy S Gumelar alias Miing (mantan personel Bagito yang saat ini menjadi anggota DPR) berpasangan dengan Suratno Abubakar (Ketua DPD PAN Kota Tangerang).
 
 
Selanjutnya, ada Abdul Syukur (Adik Wahidin Halim & Ketua DPD Golkar Kota Tangerang) berpasangan dengan Hilmi Fuad (Ketua DPD PKS Kota Tangerang). Selajutnya, ada Arief R Wismansyah (wakil wali kota Tangerang) yang menggandeng Camat Pinang Sachrudin. 
 
Ada juga Harry Mulya Zein (Sekda Kota Tangerang) yang menggandeng Iskandar Zulkarnain Ketua DPC PPP Kota Tangerang.  Terakhir, Ahmad Marju Kodri (AMK) Dirut PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang yang menggandeng mantan Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Gatot Suprijanto. (DRA)
 
 
OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

KOTA TANGERANG
Gegara Tramadol Jatuh di Jalan, Polisi Amankan 49.500 Butir di Perumahan Poris

Gegara Tramadol Jatuh di Jalan, Polisi Amankan 49.500 Butir di Perumahan Poris

Minggu, 8 Februari 2026 | 20:04

Jajaran Unit Reskrim Polsek Batuceper Polres Metro Tangerang Kota berhasil mengungkap dugaan tindak pidana peredaran obat keras jenis Tramadol dalam jumlah besar.

TANGSEL
Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Sabtu, 7 Februari 2026 | 21:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) angkat bicara terkait video viral di media sosial yang memperlihatkan aktivitas armada pengangkut sampah di wilayah Bogor, Jawa Barat.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill