Connect With Us

Dinkes Tangerang Akan sidak Makanan Berbahan Kimia

| Rabu, 17 Juli 2013 | 19:00

Petugas Dinkes Kota Tangsel menujukan pacar cina yang menggunakan pewarna pakaian. (tangerangnews / bambang)

TANGERANG-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang akan melakukan sidak pasar-pasar tradisional dan modern untuk mengatisipasi beredarnya makanan kadalursa dan yang mengandung bahan kimia berbahaya.
 
Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes dr Hj Dyah Utami mengatakan, sidak akan dilakukan pada pertengahan  bulan puasa di sejumlah pasar di kota Tangerang. Bahan makanan yang diperiksa diantaranya daging sapi, daging ayam, ikan, tempe, tahu, kolang-kaling dan aneka kue.
 
"Kita pun akan mengambil sample dari bahan makanan yang diduga kurang sehat seperti mengandung boraks atau formalin, untuk diuji laboratorium. Hasilnya, akan diberitahukan kepada pedagang sebagai pembinaan," katanya.
 
Saat pelaksanaan di lapangan nanti, para petugas pun akan memberi penyuluhan tentang ciri-ciri bahan makanan dan makanan sehat kepada para pedagang pasar agar mereka paham, sehingga ke depannya bisa selektif menjual makanan. 
 
“Makanan yang mengandung bahan pengawet atau pewarna yang jika dikonsumsi akan berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia. Mereka harus tahu dampaknya,” ujar Dyah.
 
Program lanjutannya pada pasca lebaran. Petugas Dinkes Kota Tangerang kembali turun ke pasar untuk menghimpun pedagang pasar dari pasar-pasar yang telah diuji manakan yang dijualnya untuk dibekali pelatihan makanan sehat.(RAZ)
 
 
SPORT
Carlos Pena Racik Skuad Baru Demi Ketajaman Lini Depan Persita di BRI Super League 2026/2027

Carlos Pena Racik Skuad Baru Demi Ketajaman Lini Depan Persita di BRI Super League 2026/2027

Jumat, 28 Agustus 2026 | 20:20

Persita Tangerang resmi memperkenalkan jajaran pelatih dan skuad terbarunya untuk menghadapi kompetisi BRI Super League 2026/2027.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

NASIONAL
PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:13

PT PLN (Persero) mendukung pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bekasi. Hal tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Sponsors Agreement dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL)

KOTA TANGERANG
Mutasi Kendaraan Masuk Banten Dapat Diskon 20 Sampai 40 Persen

Mutasi Kendaraan Masuk Banten Dapat Diskon 20 Sampai 40 Persen

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:18

Kabar baik bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor dari luar Provinsi Banten dan berencana melakukan mutasi masuk.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill