Connect With Us

Pemkot Tangerang Resmi Terima SK Pemberhentian Wahidin Halim

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 13 September 2013 | 19:35

Wahidin Halim saat menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Kota Tangerang 2013 (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG-Surat Keputusan (SK) pemberhentian Wali Kota Tangerang Wahidin Halim dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah resmi masuk ke Pemerintah Kota Tangerang, Jumat (13/9). Hal itu dibenarkan Wakil Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. Menurutnya, SK tersebut telah diterima Pemkot  Tangerang setelah dikirim Mendagri melalui Pemerintah Provinsi Banten.

"Ya sudah kami terima dari Pemprov Banten tadi. Tapi beliau bukan dipecat melainkan diberhentikan secara hormat oleh Mendagri," ujar Arief, Jumat (13/9).

Namun,  Arief mengaku masih bingung apakah dirinya secara otomatis menjadi pelaksana tugas wali kota. Pasalnya, di dalam salah satu poin surat tersebut, menyatakan bahwa dirinya diberi kewenangan penuh untuk melaksanakan tugas, tanggung jawab dan wewenang sebagaimana walikota definitif.

"Untuk istilahnya saya masih bingung, apakah ini Pelaksana Tugas (Plt) atau Pejabat Sementara (Pjs), saya takut salah. Coba tanyakan ke DPRD," kata Arief.

Ketua DPRD Kota Tangerang Herry Rumawatine mengatakan,  bahwa pihaknya tidak harus lagi menggelar rapat paripurna untuk mengangkat Arief menjadi wali kota definitif, berdasarkan UU 32/2012 dan Peraturan Pemerintah no 96/2012.

"Dengan dikeluarkannya SK itu saja sudah cukup. Arief otomatis menggantikan Wahidin. Karena saat ini sejumlah program banyak yang tertunda lantaran tidak adanya kepastian siapa yang berhak untuk menandatangani berkasnya," tuturnya. 

Namun,  Herry menjelaskan bahwa pemberhentian WH tersebut bukan atas desakan dari DPRD Kota Tangerang, seperti isu yang beredar. 
"Soal pengunduran diri WH itu kan memang keputusan pribadinya, karena namanya tercantum di Daftar Calon Tetap DPR-RI, sebagai caleg dari Partai Demokrat dengan nomor urut 2, untuk dapil Banten III (Tangerang Raya)," katanya. 
 
MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

OPINI
Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah

Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20

Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.

BISNIS
Atasi Masalah Hama di Rumah dan Tempat Usaha, ecoCare Pest Padukan Konsep P.E.S.T dan Teknologi Modern

Atasi Masalah Hama di Rumah dan Tempat Usaha, ecoCare Pest Padukan Konsep P.E.S.T dan Teknologi Modern

Jumat, 12 Juni 2026 | 13:16

Gangguan hama di rumah maupun area bisnis bukan sekadar mengurangi kenyamanan, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan serta merusak struktur bangunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill