Connect With Us

Kata Goblok & Tolol Ditemukan di LKS SMPN 17 Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 18 September 2013 | 18:14

LKS yang terdapat tulisan kasar (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


 

TANGERANG-Orang tua siswa SMPN 17 Kota Tangerang dikejutkan dengan sebuah Lembar kerja Siswa (LKS) Bahasa Indonesia yang berisi kata kasar makian.

Dewi Handayani, orang tua siswa kelas VII SMPN tersebut, Rizky, menemukan kata kasar tersebut saat membantu anaknya mengerjakan PR di LKS tersebut.

 
"Saat anak saya mengerjakan PR saya melihat ada kata-kata kasar didalam LKS yang ia kerjakan,” katanya Rabu (18/9).

 
Menurut Dewi kata kasar tersebut adalah Goblok dan Tolol, terdapat pada halaman 5 LKS. Dalam LKS tersebut dijelaskan secara gamblang pemahanan kata-kata yang seharusnya tidak masuk dalam pendidikan anak.

 
" Ini benar-benar dijelaskan di dalam pemahamanan materi, sehingga anak saya sempat mengatakan bahwa saya seharusnya tidak melarang ia berkata tolol dan goblok, karena dalam buku pelajaran pun di bahas dan diperbolehkan, " tegasnya.

 
Dewi menilai ada kesalahan dalam materi pelajaran yang diberikan pada anaknya. Dia khawatir kata itu akan diingat dan di contoh oleh anaknya. "Saya terus berusaha agar anak tidak berkata kasar, akan tetapi ini seperti dilakukan pembenaran dalam LKS," tuturnya lagi.


Ditambahkannya, LKS tersebut diberikan pihak sekolah secara gratis karena ditanggung anggaran dana BOS.

" Jangan karena ini gratis, jadi asal saja. Saya juga sudah datangi pihak sekolah, tapi saya tidak diterima dengan baik dan belum ada penjelasan apa-apa," pungkasnya.

 
Sekertaris Komisi II DPRD Kota Tangerang Ade Suryadi mengatakan,  pihaknya baru mengetahui adanya LKS yang berisi kata kasar tersebut. Dia menduga LKS itu tidak hanya ada di SMPN 17 Kota Tangerang aja, karena diperuntukkan bagi siswa kelas VII SMPN.

 
“Saya sih belum lihat jelasnya bagaimana, tapi kalau benar, kemungkinan tiap sekolah tingkat SMP ada, karena penerbit tidak akan menjual buku untuk satu sekolah saja,” katanya.

 
Dia juga akan memanggil pihak Dinas Pendidikan Kota Tangerang untuk mempertanyakan hal tersebut lalu menindak lanjutinya ke pihak SMPN 17.

“Kita ingin tahu komentar dari Dinas Pendidikan dulu, kesalahannya ada di siapa. Yang pasti saya menyayangkan adanya LKS yang berisi materi tidak lazim beredar di sekolah,” katanya.

 
TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

PROPERTI
Pemerintah Hapus Batasan Domisili Pembelian Rumah Subsidi, Warga Jakarta Bisa Beli Rumah di Tangerang

Pemerintah Hapus Batasan Domisili Pembelian Rumah Subsidi, Warga Jakarta Bisa Beli Rumah di Tangerang

Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:39

Kabar baik bagi warga DKI Jakarta yang mendambakan hunian dengan harga terjangkau di kawasan sekitar Ibu Kota.

BANDARA
Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:08

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:15

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mulai mengarahkan aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya untuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill