Connect With Us

Rahmansyah Tutup Festival Al-Azhom

Ades | Sabtu, 16 November 2013 | 21:21

Rahmansyah tutup festival Al-Azhom (Ades / TangerangNews)

TANGERANG-Festival Al -Azhom yang kedua ditutup oleh Plh Wali Kota Rakhmansyah, Sabtu (16/11). Festival yang digelar selama  12 hari tersebut memang cukup mencuri mata masyarakat Kota Tangerang.

Ketua Pelaksana Kegiatan Festival Al Azhom Karya Wiguna mengatakan, penutupan festival itu ditutup dengan tablig akbar yang dibawakan oleh Habib Nabil Al-Qodri. “Kami mengharapkan tablig ini dapat menyejukan hati para peserta lomba dan para hadirin masyarakat Kota Tangerang,“ katanya.

Adapun rangkaian acara penutupan festival Al Azhom itu  diantaranya melantik 300 remaja Masjid se-Kota Tangerang yang ada di 13 kecamatan.

“Adapun tujuannya guna menghidupkan kembali remaja masjid yang ada di Kota Tangerang yang selama ini mati,” terangnya.
Sementara, Rakhmansyah mengatakan, dirinya merasa bangga dengan festival ini.  Sebab, berarti Pemkot Tangerang secara tidak langsung telah menanamkan pendidikan akidah islamiah kepada masyarakat. “Ini perlu dicontoh oleh yang lainnya, acaranya pun berjalan sukses,” terangnya.


 
OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill