Connect With Us

Dikonfrontir dengan AMK, Bendahara PSSI Kota Tangerang Ditahan

Dira Derby | Sabtu, 30 November 2013 | 18:57

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo saat menunjukan surat penahanan terhadap AMK. (Dira Derby / TangerangNews)

 
 
TANGERANG-Polres Metro Tangerang akhirnya menahan pengguna anggaran sponsorship PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang kepada Pengurus Cabang PSSI Kota Tangerang Rp500 juta. Adapun yang ditahan adalah bendaharanya, yakni Syahril pada Sabtu (30/11).
 
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo mengaku, Syahril ditahan setelah sebelumnya diperiksa sebagai tersangka pada Jumat (29/11) hingga Sabtu (30/11). “Setelah kami konfrontir dengan tersangka pemberi anggaran yakni Direktur PDAM (Ahmad Marju Kodri), Syahril langsung kami tahan,” terangnya kepada TangerangNews.com.
  
Kepada penyidik, menurut Sutarmo, Syahril mengaku telah mengembalikan uang sponsorship tersebut kepada Ahmad Marju Kodri (AMK) sebanyak Rp350 juta. “Namun, setelah dikonfrontir AMK menolak pernyataan tersebut. Sedangkan Syahril tidak dapat menunjukan bukti dan saksi. Karena khawatir tersangka akan membuat rekayasa dalam menggunakan anggaran, kami pun  langsung menahannya,” terangnya.
 
Apakah AMK dan Syahril satu ruangan? Menurut Sutarmo saat ini masih terpisah. “Karena kami masih melakukan penyidikan. Tetapi kasus ini akan terhenti sampai di Syahril. Karena si pemberi anggaran yang kita sangka telah melanggar kewenangan dan pengguna anggaran yang kami sangka telah melanggar pasal korupsi dengan memperkaya diri sendiri atau orang lain sudah terpenuhi,” ujarnya.

Sedangkan soal anggaran sponsorhip yang juga mengalir kepada anak mantan wali kota Tangerang Wahidin Halim, yakni Fadlin Akbar .”Kita hanya menyidik yang sudah dinyatakan oleh BPKP ada kerugian Negara, kita enggak menyelidiki yang itu,” ujarnya 
KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Bakal Kurangi Proyek Infrastruktur Imbas Kenaikan BBM

Pemkab Tangerang Bakal Kurangi Proyek Infrastruktur Imbas Kenaikan BBM

Selasa, 16 Juni 2026 | 18:38

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bakal mengurangi volume pembangunan infrastruktur di wilayahnya imbas kenaikan harga pada sejumlah Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi.

TANGSEL
Pengemudi Ojol Kecelakaan Gegara Hantam Jalan Berlubang di Flyover Rawa Buntu

Pengemudi Ojol Kecelakaan Gegara Hantam Jalan Berlubang di Flyover Rawa Buntu

Senin, 15 Juni 2026 | 16:18

Jalan rusak di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali memakan korban. Kali ini seorang pengemudi ojek online (ojol) luka-luka akibat menghantam jalan berlubang di Jalan Raya Rawa Buntu, tepatnya di kawasan Flyover Stasiun Rawa buntu

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

OPINI
Pertamax Naik, Rakyat Kecil Ikut Tercekik

Pertamax Naik, Rakyat Kecil Ikut Tercekik

Senin, 15 Juni 2026 | 20:21

Kenaikan harga BBM jenis Pertamax seolah diposisikan sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada rakyat kecil karena harga BBM bersubsidi tidak mengalami kenaikan. Sekilas, kebijakan ini tampak tidak membebani masyarakat berpenghasilan rendah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill