Connect With Us

Pabrik Handuk Terbakar di Cibodas

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 3 Februari 2014 | 17:30

ilustrasi Kebakaran (tangerangnews / tangerangnews/rangga)


TANGERANG-Satu  pabrik pembuat handuk, yakni PT Indo Techen yang berlokasi di Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Senin siang tadi ludes di lalap sijago merah. Kebakaran terjadi lantaran mesin blower yang berisi bahan bakar pada ruang finishing meledak.  Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu. Namun, kerugian di taksir mencapai ratusan juta rupiah.

Tampak seluruh karyawan yang tengah bekerja pun panik berhamburan menjauh dari lokasi kebakaran. Sebab, peristiwa terbakar pabrik tersebut terjadi saat sedang memproduksi handuk. Karyawan pun terlihat terburu-buru untuk mengevakuasi bahan-bahan produksi handuk yang sudah siap di kemas menuju menuju area luar pabrik.




10 armada pemadam kebakaran dari Kota Tangerang pun diturunkan dalam peristiwa tersebut. “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.  Namun, kerugian di taksir mencapai ratusan juta rupiah,” ujar Kamaludin Azizi petugas pemadam dari Kota Tangerang. 

SPORT
Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Jumat, 3 Juli 2026 | 10:47

Portugal memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Kroasia dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar di Toronto Stadium, Kamis, 3 Juli 2026 WIB.

BISNIS
Novotel Tangerang Tawarkan Konsep Pernikahan Intimate hingga Outdoor untuk Gen Z

Novotel Tangerang Tawarkan Konsep Pernikahan Intimate hingga Outdoor untuk Gen Z

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:16

Tren pernikahan di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z, mengalami pergeseran yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill