Connect With Us

Festival Tangerang Bersih, Sampah Bisa Ditukar Sembako

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 23 April 2014 | 20:12

Bang Centeral Sampah ( / Rangga)

 TANGERANG-Festival Tangerang Bersih kedua kalinya di gelar di pinggir Sungai Cisadane, Jalan Benteng Makasar, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Rabu (23/4). Dalam festival tersebut ditampikan 50 stand yang mengenalkan kegiatan pengolahan sampah serta produk-produk hasil daur ulang sampah.
 
Bahkan di stand no 15-17, masyarakt bisa menukarkan sampah dengan sembako. Caranya, wara tinggal membawa sampah yang bisa didaur ulang seperti botol minum plastik, kantong kresek, buku, logam dan lain-lain.
 
“Nanti sampah tersebut ditimbang, warga bisa mendapat sembako sesuai dengan harga dari sampah yang diberikan,” kata Sekertaris Bank Centeral Sampah Kota Tangerang Cecep Darusman, Rabu (23/4).
 
Dijelaskanya, untuk harga sampah tersebut berbeda-beda. Contohnya, sampah botol air mineral plastik seberat 2,5 Kg bisa ditukar dengan 1 Kg beras seharga Rp8.000.
 
“Untuk 1 kg sampah plastik harganya Rp 2.500, 1 Kg sampah kertas HVS  Rp1.000 – 1.500. Sampah logam lebih mahal, Rp 11.000 per Kg,” terangnya.
 
Sementara sembako yang bisa ditukarkan bermacam macam, selain beras ada gula, minyak goreng, mie instan, bumbu apur dan lain-lain.
 
“Program menukar sampah dengan sembako sudah diterapkan di 13 Kecamatan Kota Tangerang . Sedangkan untuk Bank Centeral Sampah yang kita kelola ada di TPA Rawa Kucing, sudah berjalan sejak Desember 2013,” paparnya.
 
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menuturkan, festival ini bertujuan memberikan pendidikan kepada masyarakat tentang hidup bersih sehingga perilaku hidup dan budaya bersih akan senantiasa tumbuh dengan penuh kesadaran di kalangan masyarakat.
 
“Kita juga mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan karena sampah itu pada dasarnya bukan semata-mata masalah tapi sebuah berkah jika kita bisa mengolah dan memanfaatkannya dengan baik,” ujarnya.
 
Pemkot sendiri ters berusaha mengelola sampah dengan mengembangkan mesin konverter sampah, dimana dengan mesin tersebut sampah bisa diolah menjadi energi. "Kami juga mengembangkan enzym generator yang bisa meminimalisir bau sampah," jelas Arief.
 
AYO! TANGERANG CERDAS
Mahasiswa Pascasarjana UNPAM Gelar PKM di SMPN 7 Tangsel, Bekali OSIS dengan Growth Mindset

Mahasiswa Pascasarjana UNPAM Gelar PKM di SMPN 7 Tangsel, Bekali OSIS dengan Growth Mindset

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Mahasiswa Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMPN 7 Kota Tangerang Selatan, Rabu 29 April 2026.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Gandeng BSSN Cegah Kebocoran Data Warga Pengguna Tangsel One

Pemkot Tangsel Gandeng BSSN Cegah Kebocoran Data Warga Pengguna Tangsel One

Jumat, 1 Mei 2026 | 22:32

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk melakukan pengamanan data masyarakat dalam layanan Tangsel One.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill