Connect With Us

Jelang May Day, Buruh Tangerang Keluhkan Pelayanan BPJS

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 28 April 2014 | 18:33

Buruh Tangerang keluhkan pelayanan BPJS Kesehatan, Senin 28 April 2013. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Menjelang Hari Buruh Sedunia atau May Day, Ratusan buruh dari Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang dan Kulit (FSP-TSK) melakukan kasi demo di sejumlah tempat seperti kantor BPJS Cabang Tangerang dan  Kantor Pemerintah Kota Tangerang, Senin (28/4).
 
Dalam aksinya mereka mengeluhkan terkait pelayanan BPJS kesehatan untuk buruh yang masih carut-marut. Tak hanya itu, mereka juga mengeluhkan pelayanan di RSUD Kota Tangerang karena masih adanya penolakan terhadap pasien.
 
"Dalam UU 40 tentang jaminan kesehatan nasional, dikatakan bahwa semua warga berhak atas kesehatan gratis. Tapi realitasnya tidak semua buruh bisa berobat pakai BPJS. Bahkan pelayanannya lebih jelek dari pada Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPS) Jamsostek dulu," tukas Wakil Ketua DPC FSP-TSK Kota Tangerang Kasiran.
 
Selain itu, pelayanan RSUD Kota Tangerang juga dinilai buruk. Menurut kasiran, Warga yang memiliki KTP Kota Tangerang masiha saja ditolak untuk berobat gratis.
 
"Itu saya yang mengantarkan sendiri tetangga saya untuk berobat ke RSUD, tapi katanya tidak ada dokter saraf. Akhirnya dilempar dilempar ke RS Sari Asih, ditolak lagi. Lalu ke RS Asal Bros dan terakhir ke RS Sitanala, semuanya menolak. Sekarang dia terbujur di rumah dalam keadaan parah," tukasnya.
 
Karena hal itu, dia menuntur agar Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah agar bisa menindak lanjuti keluhan mereka dan segera memeprbaiki pelayanan yang kurang makimal tersebut. "Kalau tidak ada tindak lanjutnya, kita akan bertindak lebih keras lagi," tandas Kasiran.
 
 
TEKNO
Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya

Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya

Rabu, 1 April 2026 | 14:23

Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

NASIONAL
Penggunaan SPKLU Saat Mudik Lebaran 2026 Melonjak 4 Kali Lipat, PLN Catat 303 Ribu Transaksi

Penggunaan SPKLU Saat Mudik Lebaran 2026 Melonjak 4 Kali Lipat, PLN Catat 303 Ribu Transaksi

Kamis, 2 April 2026 | 11:58

PT PLN (Persero) mencatat lonjakan signifikan penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1447 Hijriah.

OPINI
Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Kamis, 2 April 2026 | 20:42

Baru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill