Connect With Us

Sudah Bantu-bantu Keluarga Dewi, Tapi tetap Ditolak Penyebab Gugum Murka

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 30 April 2014 | 11:17

Jenazah keluarga Dewi yang tewas ditangan Gugum (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG-Ramadhan Gumilang alias Gugum, 25, sebelum melakukan pembunuhan, sempat meminta izin kepada Herawati Ibu kekasihnya Dewi, untuk kembali menjalani hubungan dengan Dewi.

"Ketika itu tersangka habis makan siang berama keluarga korban. Lalu ayah dewi (Dukut) masuk ke kamar karena sedang sakit, istrinya ke dapur dan anaknya Prasetyo yang bungsu sedang main komputer di lantai dua. Tersangka menghampiri Herawati dan minta izin untuk bisa pacaran lagi dengan Dewi," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Sutarmo, Rabu (30/4).

Menurut Kasat hubungan Dewi dan Gugum sempat berjalan selama 7 tahun sempat berakhir. Dewi memutuskan Gugum pada tahun 2013. Meski telah putus, Gugum masih berhubungan baik dengan keluarga Dewi dan menunggunya kembali berpacaran.
Namun saat dimintai izin, Herawati menolak Gugum karena masih menganggur. Sedangkan Dewi sendiri sudah bekerja dan punya penghasilan sendiri.

"Ibunya bilang, hidup itu harus realistis, kamu kan menganggur. Nanti gimana membiayai hidup Dewi. Tapi kalau nanti Dewi ada yang melamar saat kamu masih pengangguran, ya itu terserah Dewi untuk memutuskan, karena dia sudah dewasa," terang Kasat mencontohkan ucapaan Herawati.

Penolakan itu akhirnya membuat Gugum kesal. Sebelumnya dia pun meminta balikan dengan Dewi tapi ditolak. Padahal, dia merasa sudah berkorban dengan bantu-bantu keluarga Dewi di rumah.

"Akhirnya dia nekat membunuh keluarga Dewi dengan menggunakan kunci inggris yang dia ambil di bengkel rumah korban," jelas Kasat.

Gugum sendiri diancam pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan hukuman 12 tahun penjara. Ditanya apakah ada unsur perencanaan, Kasat menyatakan harus dibuktikan dengan pemeriksaan lebih dalam.

"Sementara diancam pembunuhan biasa. Untun unsur Pasal 340 KUHP harus melalui proses pengembangan, sampai saat ini belum ada arah kesitu," jelasnya.
 
AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

PROPERTI
Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Kamis, 2 April 2026 | 10:54

Perkembangan kawasan perkotaan di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan perubahan dalam pola pengembangan hunian. 

BANTEN
PLN Tambah Daya Anyar Mitra Resort Banten Selatan, Pasokan Listrik Naik Jadi 2.180 kVA

PLN Tambah Daya Anyar Mitra Resort Banten Selatan, Pasokan Listrik Naik Jadi 2.180 kVA

Minggu, 5 April 2026 | 19:21

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menambah kapasitas listrik untuk PT Anyar Mitra Resort Sejati sebagai bagian dari dukungan terhadap pengembangan sektor pariwisata di wilayah Banten Selatan.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill