Connect With Us

Puluhan Caleg Gagal Demo Panwaslu Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 9 Mei 2014 | 17:17

Puluhan Caleg Gagal Demo Panwaslu Tangerang (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Calon Anggota Legislatif dari berbagai Partai Politik (Parpol) serta sejumlah ormas dari Laskar Merah Putih, Aliansi Indonesia dan Pendekar Banten, kembali melakukankasi demo, Jumat (9/5). Kali ini sasarannya adalah Kantor Panwaslu Kota Tangerang di Jalan Veteran.

Para caleg tersebut memprotes terkait lamban-nya proses penanganan laporan-laporan kecurangan Pileg 2014 yang masuk ke Panwaslu. Kecurangan tersebut kebanyakan membuat mereka gagal lolos dalam Pileg.

"Banyak kecurangan-kecurangan hasil temuan di lapangan yang kita laporkan ke Panwaslu. Tapi sampai saat ini, masih banyak yang belum diproses," tukas  caleg DPRD Kota Tangerang dari Partai Hanura Imas Hilatunnisah.

Dia menyatakan, bahwa kecurangan yang terjadi ini telah terstruktur dan sistematis, sehingga merugikan dirinya dan caleg lain yang tergabung dalam  Aliansi Calon Anggota Legislatif.
"Saya salah satu korbannya, suara saya banyak yang hilang. Pemilu yang berjalan dengan buruk karena kecurangan, akan mewariskan anggota dewan yang buruk," tukasnya.

Caleg Hanura lainnya, Muhammad Firdaus juga menuntut agar dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) karena banyaknya kecurangan yang membuat hasil pleno perolehan suara yang ditetapkan KPU disanksikan kebenarannya.

"Kami menuntut Panwaslu merekomendasikan PSU untuk melakukan PSU, karena pemilihan kemarin itu hasil rekayasa uang," tukasnya.

Anggota Panwaslu Kota Tangerang Agus Muslim mengatakan, dari 31 laporan dugaan kecurangan yang masuk ke Panwaslu itu ada yang telah diproses dan masih diproses. Pihaknya akan menyikapi semua laporan sesuai dengan peraturan.

"Kita menegaskan bahwa semua temuan dugaan kecurangan kita sikapi dengan profesional dan objektif. Namun apapun bentuk pelanggaran, sudah ada wadahnya. Apakah tekait pidana, kode etik atau administrasi. Kalau hasil kajiannya melanggar pidana ya diteruskan ke kepolisian, kalau kode etik ke DKPP, kalau administrasi ke KPU," tukasnya.

Terkait tuntutan untuk dilakukannya PSU, pihaknya akan mengkaji dulu dari laporan para caleg tersebut. "kita lihat materi apa yang disampaikan, kalau itu ranah administrasi ya kita sampaikan ke KPU untuk PSU," jelasnya.
 
TANGSEL
Kisah Veri, Kayuh Sepeda Sendiri Mudik dari Serpong ke Palembang

Kisah Veri, Kayuh Sepeda Sendiri Mudik dari Serpong ke Palembang

Kamis, 19 Maret 2026 | 10:44

Di tengah padatnya arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ciwandan, ada satu pemandangan yang tidak biasa. Sebuah sepeda hitam dengan sleeping bag dan tenda terikat rapi di bagian belakang melaju pelan menuju area pelabuhan

TEKNO
Aplikasi Trading PINTU Buka Layanan VIP, Tawarkan 6 Keunggulan Ekskuslif

Aplikasi Trading PINTU Buka Layanan VIP, Tawarkan 6 Keunggulan Ekskuslif

Minggu, 15 Maret 2026 | 20:25

PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset kripto yang terdaftar resmi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), resmi meluncurkan Pintu VIP.

HIBURAN
Aniwayang Desa Timun Hadirkan Pertunjukan Wayang Modern di Tangcity Mall

Aniwayang Desa Timun Hadirkan Pertunjukan Wayang Modern di Tangcity Mall

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:50

Libur panjang Lebaran 2026 di Kota Tangerang dipastikan bakal lebih berwarna. Tangcity Mall menghadirkan rangkaian acara bertajuk “Aniwayang Desa Timun - Riang Ria Hari Raya” yang berlangsung mulai 6 hingga 29 Maret 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill