Connect With Us

Kuota Bangku SMP & SMA di Kota Tangerang Terbatas

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 6 Juni 2014 | 17:39

Sekretaris Dindik Kota Tangerang Masyati Yulia (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 
TANGERANG-Kuota bangku SMP dan SMA Negeri di Kota Tangerang untuk tahun ajaran 2014 terbatas. Akibatnya dipastikan lulusan SD dan SMP yang ada tidak bisa tertampung seluruhnya.

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang, jumlah lulusan tingkat SMP dari sekolah negeri dan swasta tahun ini ada sebanyak 24.716 murid. Namun, kuota bangku untuk SMA/SMK negeri sekitar 6.000 murid dari jumlah sekolah 15 SMA dan 9 SMK.

Jumlah lulusan dari SD Negeri dan swasta ada 30.920 murid. Sementara SMP negeri hanya bisa menerima 9.000 murid, dengan jumlah sekolah sebanyak 24 SMP.
 
"Jumlah lulusanya memang tidak sebanding dengan jumlah sekolah negeri yang tersedia, sehingga siswa SD yang hendak melanjutkan ke SMP negeri atau siswa SMP yang melanjutkan ke SMA negeri harus bersaing agar bisa diterima," kata Sekretaris Dindik Kota Tangerang Masyati Yulia, Jumat (6/6).

Meski daya tampung terbatas, namun para siswa bisa tetap melanjutkan sekolahnya ke ke SMP, SMA atau SMK swasta yang jumlahnya sangat banyak. Berdasarkan data, jumlah SMP swasta sebanyak 209 sekolah, SMA 86 sekolah dan SMK 102 sekolah.

 "Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, calon siswa bisa tetap melanjutkan ke sekolah swasta. Kualitasnya bagus-bagus dan bagi siswa yang tidak mampu, biaya sekolah juga sudah ditanggung dengan program Tangerang Cerdas yang sudah dianggarkan oleh Pemkot Tangerang sekitar Rp 80 miliar," jelas Masyati.
 
Selain itu, kata Masyati, seleksi penerimaan siswa baru tahun ini agak berbeda, yakni dengan sistem domisili. Nantinya, sekitar 30 persen dari kuota bangku di sekolah negeri diprioritaskan untuk warga yang terdekat dari sekolah.
 
"Dan sekitar 5 persen diprioritaskan untuk siswa berprestasi dalam olimpiade sains di tingkat nasional dan provinsi," katanya
 Adapun jadwal seleksi siswa baru tahap domisili untuk TK dan SD tanggal 19 Juni-5 Juli, untuk SMP, SMA dan SMK tanggal 23-25 Juni. Sedangkan seleksi tahap online dan umum, untuk SMP pada 3-5 Juli, SMA dan SMK pada 30 Juni - 2 Juli.
 
 
MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Sasar 109 Ribu Anak Program ORI Campak

Pemkot Tangsel Sasar 109 Ribu Anak Program ORI Campak

Kamis, 2 April 2026 | 20:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menggelar program Outbreak Response Immunization (ORI) secara serentak, guna memperkuat perlindungan kesehatan anak dari risiko penularan campak.

KAB. TANGERANG
Penyegelan Tempat Ibadah Jemaat POUK di Teluknaga, PCNU Sebut Cuma Miskomunikasi

Penyegelan Tempat Ibadah Jemaat POUK di Teluknaga, PCNU Sebut Cuma Miskomunikasi

Senin, 6 April 2026 | 15:53

Polemik penyegelan tempat ibadah jemaat Persekutuan Oikoumene Umat Kristen (POUK) Tesalonika di Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, pada Jumat, 3 April 2026, lalu, menuai kecaman banyak pihak.

PROPERTI
Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Kamis, 2 April 2026 | 10:54

Perkembangan kawasan perkotaan di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan perubahan dalam pola pengembangan hunian. 

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill