Connect With Us

DKP Tangerang Belum Pastikan Penyebab Air Tercemar

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 24 Juli 2014 | 22:44

Penemuan bayi di TPA Rawa Kucing. (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Tangerang belum bisa memastikan apakah penyebab buruknya kondisi air tanah warga Keduang Wetan dan Kedaung Baru disebabkan pencemaran dari TPA Rawa Kucing, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

“Harus diteliti lagi kenapa kondisi air bisa begitu, tidak bisa dinilai karena airnya kotor berarti pencemaran. Harus ada penelitian yang bisa dipertanggung jawabkan. Tapi itu kewenangan BPLH,” jelas Kepala DKP Ivan Yudianto, Kamis (24/7).

 Namun menurut Ivan, pihaknya tengah melakukan perbaikan sistem pengolahan sampah di TPA Rawa Kucing dengan menerapkan sistem sanitary landfill. Konsep ini mencegah air lindi yang dapat mencemakan air masuk ke dalam tanah.
 
“Lalu kita buat saluran drainase, untuk mengalirkan air hujan ke sungai, sementara air lindi ditampung dan diproses dulu  sehingga yang keluar sudah air bersih,” katanya.
 
Rencananya, sistem sanitary landfill tersebut akan ditambah sehingga bisa mengcover semua sampah di TPA Rawa Kucing.
 Hanya saja, pihaknya terkendala anggaran bantuan dari World Bank. “Mereka akan membantu pembangunan infrastrukturnya, tapi kita masih menunggu,” jelasnya.
 
Terkait upaya untuk membantu warga sekitar TPA Rawa Kucing yang kesulitan air bersih, menurut Ivan perlu upaya konferensip dari dinas terkait, tdiak hanya DKP. “Penindakan harus bersama, kita koordinasi dengan BPLH, PU dan dinas lainnya,” jelasnya.
 
Sementara Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, pembangunan sistem tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga untuk menambahnya akan cukup sulit. "Kita pengennya nambah, tapi biaya pembuatan sanitary itu kan besar, dikeruk dulu, terus pakai geotekstil. Efektif memang, tapi anggarannya besar," keluhnya.
 
Menurutnya persoalan air bersih memang harus diselesaikan. Mengingat persoalan ini sudah terjadi hampir 20 tahun.
“Bukan cuma 17 tahun, tapi dari zaman baheula. Karena itu solusinya untuk masyarakat adalah kita harus segera memberikan sarana air bersih," ujarnya.
 
Arief mengatakan bahwa solusi air bersih ini bukan hanya akan diberikan untuk kawasan sekitar Neglasari, tapi juga seluruh kawasan Kota Tangerang. "Pemerintah kota ini akan fokus untuk memberikan air bersih kepada warga Neglasari pada khususnya, serta kota Tangerang pada umumnya," katanya.
 
TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

HIBURAN
Sambut Kelulusan Sekolah, Tangcity Mall Gelar Hobbyland Olympics 2026 untuk Pelajar dan Komunitas

Sambut Kelulusan Sekolah, Tangcity Mall Gelar Hobbyland Olympics 2026 untuk Pelajar dan Komunitas

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:31

Bulan Mei menjadi momentum spesial bagi para pelajar, mulai dari menghadapi ujian akhir hingga merayakan kelulusan.

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

KOTA TANGERANG
Cegah Banjir, 30 Ton Sampah Diangkut dari Kali Ledug Tangerang

Cegah Banjir, 30 Ton Sampah Diangkut dari Kali Ledug Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:40

Sebagai upaya mengantisipasi bencana hidrometeorologi, Pemerintah Provinsi Banten bersama Pemerintah Kota Tangerang dan Banksasuci Foundation menggelar aksi Korve besar-besaran di Kali Ledug, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill