Connect With Us

Lebaran, Volume Sampah di Kota Tangerang Naik 20%

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 1 Agustus 2014 | 14:03

Wali Kota Tangerang ARW melakukan Sidak Sampah Lebaran. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Pasca lebaran dan sesudah lebaran volume sampah terus meningkat mencapai 20% di Kota Tangerang. Itu dikatakan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah usai  melakukan inspeksi mendadak (Sidak) Kebersihan di wilayah timur Kecamatan Larangan, Ciledug dan Karang Tengah, kemarin.

Arief melakukan sidak, dimulai dengan menyusuri jalan protokol Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Hasyim Ashari.
“Sweeping sampah-sampah yang belum sempat diangkut oleh petugas kebersihan,  karena volume sampah terus meningkat saat lebaran maupun pasca lebaran sekitar 20 persen,” ujar Wali Kota.


Arief  juga mengatakan,  bahwa Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) telah berupaya seoptimal mungkin untuk melakukan pengangkutan sampah di seluruh wilayah Kota Tangerang dengan menempatkan 50 sampai dengan  70 orang petugas kebersihan.

“Begitupun dengan truk angkutan sampah, dari jumlah 165 truk yang dipakai untuk mengangkut sampah 139 truk dipakai untuk mengangkut sampah secara rutin sebanyak dua rit, sedangkan 26 armada sisanya dipergunakan khusus untuk angkutan sweeping yang berjalan antara 8 sampai 12 diluar jalur ritasi  dari H -2 lebaran sampai dengan  H+5 lebaran yang terbagi di 3 wilayah barat, tengah dan timur,” katanya.

Dari  Jalan Hasyim Ashari, Wali Kota beserta petugas kebersihan langsung menuju kecamatan Larangan spontan saja Walikota menginstruksikan petugas kebersihan untuk mengangkut dan mengeruk sampah-sampah yang berada dipinggir jalan yang bukan menjadi lokasi Tempat Pembuangan Sampah (TPS).


Arief berharap agar masyarakat juga dapat meningkatkan kesadarannya dalam menjaga kebersihan lingkungan. Masyarakat juga diminta untuk disiplin dan mempunyai kesadaran yang tinggi bahwa sampah yang dibuang harus pada tempatnya.
“Jangan asal buang ke jalan,"pungkasnya disela-sela sidaknya.


Saat Wali Kota berada di Jalan Ciledug Raya Kreo, Walikota mendapati seorang warga yang membuang sampah.
"Tinggal dimana mas," tegurnya.

Warga tersebut pun langsung menjawab. “Cipulir Pak," jawabnya. Mendengar jawabannya, Arief  meminta agar warga tersebut tidak membuang sampahnya ke Kota Tangerang karena sampah yang dibuang  masyarakat Kota Tangerang saja sudah banyak apalagi ditambah dari wilayah lain di luar Kota Tangerang.


Sementara itu, Sekdis Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Tangerang Heriyanto  mengatakan,  bahwa kenaikan volume sampah yang sangat tinggi terjadi di wilayah timur. Namun pihaknya terus mensweeping sampah-sampah yang berada di pinggir jalan.
“Selama lebaran pihak DKP telah menambah 30 penyapu jalan secara temporer yang ditempatkan di wilayah tengah,” ujarnya.
KAB. TANGERANG
Aniaya dan Paksa Masturbasi Pegawai Bank Keliling di Tangerang, 8 Terduga Pelaku Diringkus

Aniaya dan Paksa Masturbasi Pegawai Bank Keliling di Tangerang, 8 Terduga Pelaku Diringkus

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:29

Aparat kepolisian berhasil mengamankan terduga pelaku yang menganiaya dan memaksa masturbasi seorang pria berinisial PG, 25, yang merupakan pegawai bank keliling di Panongan, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Lawan Hoaks di Dunia Digital, Diskominfo Tangsel Dorong PCNU Bikin Konten Dakwah Sejuk

Lawan Hoaks di Dunia Digital, Diskominfo Tangsel Dorong PCNU Bikin Konten Dakwah Sejuk

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:17

Arus disrupsi digital yang bergerak kian masif menuntut organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU) untuk tidak sekadar ikut tren, melainkan wajib menjadi garda terdepan dalam merawat ruang digital dari ancaman hoaks

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill