Connect With Us

Santai Bareng Keluarga di Restoran Pondok Bambu

| Jumat, 18 September 2009 | 01:59

TANGERANGNEWS-Santai dan nyaman. Kesan itulah yang akan langsung anda rasakan, manakala menginjakkan kaki di Restoran Pondok Bambu, di kompleks Plaza Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot), Jalan Satria Sudirman, Kota Tangerang. Ditempat ini, sejenak anda akan dibuai oleh kenyamanan, meski sebenarnya anda sedang berada di tengah-tengah pusat kota. Sejatinya apa yang membuat restoran ini menjadi sangat diminati oleh pengunjungnya? Selain cita rasa dari menu makanan yang disajikan, adalah kenyaman suasana yang membuat pengunjung betah untuk berlama-lama di restoran ini. Hingga, meski usinya masih tergolong baru, namun restoran ini sudah mampu memberikan kesan tersendiri bagi pengunjungnya. Marni, pemilik sekaligus pengelola Restoran Pondok Bambu mengatakan, total luas lahan restoran tersebut tak lebih dari 500 meter persegi. Untuk bangunan utama, lahan yang digunakan tak lebih dari 100 meter persegi. Sedangkan sisanya, 100 meter untuk kolam pemancingan dan 300 meter lainnya digunakan untuk saung terbuka dan taman yang dipenuhi oleh aneka bunga. “Kami membangun restoran ini dengan mengedepankan perpaduan konsep suasana alam dan cita rasa yang khas dari setiap menu yang disajikan. Tujuannya cuma satu, memanjakan pengunjung. Hingga, meskipun kami baru beroperasi sejak empat bulan yang lalu, saat ini kami sudah memiliki sejumlah pelanggan tetap,” kata Marni. Bila siang hari, kata Marni, umumnya pengunjung yang datang ke restorannya adalah para pegawai yang bekerja di kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dan kantor Pajak. Namun pada sore dan malam hari, pengunjung yang datang lebih didominasi oleh masyarakat umum. Khusus selama Ramadhan, Marni sengaja mengubah jam operasional restorannya. Bila pada hari biasa Restoran Pondok Bambu sudah beroperasi sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB, maka selama ramadhan, jam operasional dirubah pada pukul 15.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB. “Selain bentuk pelayanan, perubahan jam operasional itu dilakukan juga demi menghormati ummat muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa. Selama ramadhan, kami juga menyediakan paket berbuka puasa sepuasnya cukup dengan Rp. 5.000. Paket berbuka puasa tersebut meliputi, meliputi aneka minuman dan makanan ringan, seperti es cendol dan cincau, hingga aneka bubur dan kolak,” katanya. Ditanya seputar menu, Marni mengatakan salah satu menu yang menjadi andalan restorannya saat ini adalah aneka masakan ikan dan bebek. Mulai dari aneka ikan yang dibakar, goreng maupun pindang, hingga bebek bakar, goreng hingga penyet. “Untuk ikan, disini kami hanya menyediakan gurame, patin, gabus dan mas yang dipadu dengan kesegaran sayur asem. Soal kesegaran menu ikan yang kami sajikan, tak perlu diragukan lagi. Karena disini kami selalu memasak ikan yang masih dalam kondisi hidup dan baru saja diambil dari dalam kolam,”katanya. Pemancingan Restoran Pokdok Bambu kiranya bukan sekedar lokasi untuk memanjakan lidah dan perut semata. Karena sedianya restoran ini juga sangat tepat bila disebut sebagai sarana untuk rekreasi keluarga. Maklum, dibagian samping restoran pengelola juga membangun tiga buah kolam pemancingan yang dilengkapi dengan saung-saung khusus untuk memancing. Ketiga kolam tersebut masing-masing diisi oleh ikan mas, gabus dan patin. Di pemancingan tersebut, pengelola menetapkan system memancing kiloan. Namun demikian, bagi pengunjung yang ingin menikmati langsung ikan hasil tangkapannya, pengelola juga akan langsung melayaninya. “Untuk ikan hasil pemancingan, harganya akan disesuaikan dengan jenis masing-masing ikan. Namun demikian, harganya jauh lebih murah dibandingkan ikan serupa yang dijual dipasaran. Sedangkan bila ingin dinikmati langsung, kami hanya mengenakan biaya tambahan untuk mengolah masakannya saja,” ujar Marni tanpa merinci satu persatu harga ikan pancingan dimaksud.(Roedy PG).
KAB. TANGERANG
Pelaku Mutilasi di Pasar Kemis Divonis Seumur Hidup, Freezer untuk Simpan Mayat Dimusnahkan Kejari

Pelaku Mutilasi di Pasar Kemis Divonis Seumur Hidup, Freezer untuk Simpan Mayat Dimusnahkan Kejari

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:51

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang memusnahkan barang bukti berupa Freezer yang digunakan pelaku mutilasi untuk menyimpan mayat korban.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill