Connect With Us

Buruh Tangerang Tuntut KHL Rp3,7 Juta

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 27 Oktober 2014 | 16:14

Ratusan buruh yang tergabung dalam Komite Aksi Buruh Tangerang (Kabut) melakukan aksi demo di depan kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Tangerang, Senin (27/10). (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 TANGERANG-Ratusan buruh yang tergabung dalam Komite Aksi Buruh Tangerang (Kabut) Bergerak melakukan aksi demo di depan kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Tangerang, Senin (27/10).
 
Mereka menuntut penetapan angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL) 2015 sebesar Rp 3.770.690 per bulan.

Koordinator Kabut Bergerak Sunarno mengatakan,angka KHL 2015 tersebut berdasarkan perhitungan Upah Minimum Kota (UMK) 2014 sebesar Rp 2.444.301 ditambah komponen survey sebesar Rp 1.326.389 atau 54,3%.

Adapun rincian Rp 1,3 juta tersebut adalah Inflasi Progresif Rp 207.765 (8,5%), Pertumbuhan Ekonomi (4,4%), Insentif Perumahan Rp 200.000 (8%), Insentif Transport Rp 200.000 (8%), Insentif Sosial Rp 122.215 (5%) dan Insentif Kenaikan Harga BBM Rp 488.860 (20%).

"Hitungan tersebut sudah berdasarkan hasil survei kita di lapangan. Angka itu sudah sesuai dengan KHL buruh di Kota Tangerang," jelasnya.

Selain KHL, mereka juga menuntut pemerintah mencabut Inpres No 9/2013 yang membatasi kenaikan upah hanya sebatas upah minimum dan mengekang perjuangan buruh secara umum.

"Kami juga menuntut Revisi Permenaker No 13/2012, karena tidak sesuai kebutuhan hidup layak yang sebenarnya," tukas Sunarno.
 
 
BISNIS
JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:49

Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

SPORT
Nasib Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2026 di Ujung Tanduk

Nasib Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2026 di Ujung Tanduk

Kamis, 12 Februari 2026 | 12:55

Timnas Indonesia U-23 dari Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, diisukan absen. Pasalnya, hanya tim peserta Piala Asia U-23 2026 yang berhak tampil di ajang multi-event terbesar se-Asia itu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill