Connect With Us

Ini Jawaban Kepsek SMAN 1 Terkait Dugem

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 28 Oktober 2014 | 18:29

Sebuah pertandingan final basket yang digelar SMAN1 Kota Tangerang ditutup dengan acara pesta dugem di GOR Tangerang, Jalan Dimyati, Minggu (26/10) malam. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Acara dugem yang menghadirkan DJ musik wanita dalam even final pertandingan basket antar sekolah pada Minggu (26/19) malam lalu, sudah berdasarkan persetujuan pihak SMA Negeri 1 Tangerang.
 
“Memang acara hiburan musik itu sudah terencana.  Tetapi sebelumnya ada pembicaran internal, kita minta tidak boleh ada rokok, minuman keras, tidak boleh melanggar norma-norma dan harus dalam pengawasan guru. Dan memang tidak ada yang dilanggar,” jelas Kepala Sekolah SMAN 1 Tangerang Prastowo, Selasa (28/10).
 
Menurutnya, berdasakan pandangan para siswa OSIS yang selaku penyelenggara, acara itu tidak melanggar norma khusus. Namun tenyata masyarakat punya persepsi lain yang menilai tidak sesuai dengan moto Akhlakul Harimah.
 
“Anak-anak beranggapan itu tidak masalah, tapi namanya persepsi pasti berbeda. Kalau masyarakat tidak berkenan, ya kita hormati. Karena pada malam itu ada yang protes, acara DJ musik langsung kita hentikan,” jelasnya Prastowo.
 
Prastowo menjelaskan bahwa acara tersebut sudah mendapat izin dari Dinas dan Kepolisian.
 Acara itu juga dibiayai oleh sponsor, sehingga pihak sekolah tidak mengeluarkan dana sepeser pun. 
 
“Peserta yang ikut even pertandingan ada 60 sekolah se Kota Tangerang, sedangkan yang datang di acara itu yang kebetulan masuk ke final ditambah yang membeli tiket karcis, jumlanya kurang tahu,” katanya.
 
Pihaknya sendiri sudah memberikan arahan kepada para siswa pasca dihentikannya acara musik DJ tersebut. Pihaknya juga menyatakan maaf jika acara tersebut mencederai hati masyarakat.
 
 
OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

NASIONAL
Gas Baru Pengganti LPG Mulai Disiapkan Tahun Ini, Distribusi Lebih Dulu di Kota-kota Besar

Gas Baru Pengganti LPG Mulai Disiapkan Tahun Ini, Distribusi Lebih Dulu di Kota-kota Besar

Rabu, 6 Mei 2026 | 19:45

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)mulai mendorong penggunaan gas alam terkompresi atau Compressed Natural Gas sebagai alternatif pengganti Liquefied Petroleum Gas untuk kebutuhan rumah tangga.

TEKNO
Terapkan Verifikasi Usia, Roblox Hapus Fitur Chat untuk Pengguna Anak di Indonesia

Terapkan Verifikasi Usia, Roblox Hapus Fitur Chat untuk Pengguna Anak di Indonesia

Rabu, 6 Mei 2026 | 08:52

Platform gim sandbox Roblox menerapkan sistem verifikasi usia bagi penggunanya di Indonesia. Hal ini lantaran menyesuaikan dengan PP Nomor 17 Tahun 2025 yang mengatur tata kelola sistem elektronik dalam pelindungan anak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill