Connect With Us

Bantai keluarga mantan kekasih, Gugum terima divonis mati

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 15 Desember 2014 | 19:49

Dewi seusai Pemakaman Keluarganya yang tewas dibantai mantan kekasihnya. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 
TANGERANG-Ramadhan Gumilang alias Gugum divonis hukuman mati oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN)  Tangerang atas perbuatannya yang membunuh tiga anggota keluarga Dewi, mantan kekasihnya, Senin (15/12) petang.
Mendengar putusan hakim, Gugum yang mengenakan kemeja biru, celana panjang hitam dengan rompi tahanan warna hijau ini hanya tertunduk diam.

Saat ditanya hakim mengenai putusan tersebut, Gugum menerimanya tanpa melakukan konsultasi dengan kuasa hukumnya.
 "Iya saya menerima," katanya sambil mengangguk kepada ketua majelis hakim.

Seperti diketahui, Gugum membunuh tiga anggota keluarga Dewi, yang merupakan mantan pacarnya, di rumah korban di Jalan Bungur III, RT 06/06, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, pada 29 April 2014.
Ketiga korban tewas karena dipukul menggunakan kunci pipa oleh Gugum.

Pembantaian itu terjadi karena ibu Dewi tidak merestui hubungan Gugum dengan Dewi. Gugum murka karena dia berencana menikahi Dewi yang pernah dipacarinya selama tujuh tahun.

Sebelum peristiwa itu terjadi, hubungan keduanya telah berakhir dua pekan. Dewi sendiri memiliki alasan mengakhiri hubungannya dengan  Gugum, yakni  karena Gugum tak memiliki pekerjaan serta sering bersikap tidak dewasa.

Akhirnya Gugum kecewa dan  membantai ketiga korban dengan menggunakan kunci pipa dan pisau. Gugum juga sempat berniat membunuh  Bagus adik Dewi lainnya, tetapi Bagus melawan. Bagus berhasil menyelamatkan diri dan menderita luka robek pada kepalanya.

Saat peristiwa itu terjadi, Dewi sedang tidak ada di rumah karena  bekerja di kantornya, yakni  di Menara Jamsostek, Jakarta Selatan. Dewi baru mengetahui keluarganya tewas saat membaca berita di internet.
 
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

HIBURAN
Rasakan Sensasi Petualangan Antariksa di Mal Ciputra Tangerang

Rasakan Sensasi Petualangan Antariksa di Mal Ciputra Tangerang

Selasa, 15 September 2026 | 11:35

Ingin mengajak buah hati merasakan pengalaman seru menjelajahi luar angkasa tanpa harus meninggalkan bumi? Mal Ciputra Tangerang menghadirkan acara menarik bertajuk ASTROBOTS ADVENTURE yang berlangsung mulai 12 September hingga 11 Oktober 2026.

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 12 September 2026 | 17:08

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill