Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TANGERANGNEWS.com-Sesosok bayi ditemukan warga di pinggir lapangan, Jalan Palem Manis Raya, Kelurahan Ganda Sari, Kecamatan Jatiuwung, Jumat (30/1) pagi. Bayi berjenis kelamin laki-laki yang dibungkus kantong plastik itu diduga hasil hubungan gelap orang tuanya sehingga dibuang.
Bayi pertama kali ditemukan oleh seorang warga, Warsiah, yang melintas pada pukul 10.00 WIB. Dia melihat sebuah kantong plastik berwarna merah yang bergerak-gerak di pinggir jalan. "Pas saya buka ternyata isinya bayi laki-laki," katanya.
Dia pun terkejut melihat sesosok bayi yang masih berlumuran darah itu. Dia langsung mencari pertolongan warga. Kemudian bayi itu dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Selanjutnya warga melaporkan penemuan bayi tersebut ke polisi.
Kapolsek Jatiuwung Kompol Rully Indra Wijayanto mengatakan, kemungkinan bayi tersebut baru dilahirkan karena masih adanya darah. Namun kondisi bayi memprihatinkan karena berat badannya hanya 1,4 Kg. "Saat ini bayi tersebut masih dalam perawatan intensif di RS Dinda," katanya.
Pihaknya belum bisa memastikan apakah bayi tersebut dibuang karena hasil hubungan di luar nikah. Pihaknya telah melakukan olah TKP untuk mendalami kasus tersebut.
"Belum bisa dipastikan, apakah hasil hubungan gelap atau karena orang tuanya tidak mampu jadi dibuang. Masih kita selidiki." terang Rully.
Dia menambahkan, sudah banyak warga yang hendak mengadopsi bayi tersebut. Tapi ada prosedur yang harus ditempuh terkait adopsi. "Boleh saja kalau mau mengadopsi, tapi kita lihat dulu latar belakangnya dan kemampuannya," pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TODAY TAGKasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews