Connect With Us

Penculik Bayi 5 Bulan di Pondok Cabe Diburu Polisi

Rachman Deniansyah | Sabtu, 29 Februari 2020 | 22:08

Sosok bayi yang diculik. (Istimewa / Istimewa)

 

 

TANGERANGNEWS.com-Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Pamulang tengah memburu pelaku penculikan bayi lima bulan di wilayah Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Sabtu (29/2/2020).

Kanit Reskrim Polsek Pamulang Iptu Totok Riyanto mengatakan, penculikan bayi lima bulan itu terjadi di sebuah angkutan umum yang melaju dari Lebak Bulus. Namun, korban turun di wilayah Pondok Cabe. 

Saat ini, kata Totok, jajarannya sedang melakukan penyelidikan dengan menyisir lokasi kejadian.

"Setelah keluarga korban melapor, kami langsung melakukan penyelidikan dengan menyusuri TKP (tempat kejadian perkara). TKP awalnya tuh Lebak Bulus, terus korban diturunin di Pondok Cabe," kata Totok saat dihubungi. 

Baca Juga :

Namun, polisi kesulitan memburu pelaku, karena harus memastikan dahulu angkutan umumnya. 

"Karena kan prosesnya itu berjalan dari Lebak bulus.  Angkutannya yang mana?" kata Totok. 

Ditambah lagi, lanjut Totok, korban yang diduga sempat dihipnotis oleh pelaku, sampai saat ini belum bisa dimintai keterangan.

"Dia (korban) juga katanya linglung. Dia belum bisa dimintai keterangan, di mobil ketemu siapa? dikasih apa?  jadi kita bingung," sambungnya. 

Namun, petugas terus bergerak dengan menyisir lokasi kejadian.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill