Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TANGERANGNEWS.com-Warga Kampung Bulak, Gang Kikatong RT 13 RW 11, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan digegerkan dengan penemuan sesosok mayat bayi berjenis kelamin laki-laki di sebuah Kebun kosong, Sabtu (21/3/2020).
Damri, 56, warga yang tinggal di sekitar lokasi menuturkan. Peristi penemuan terjadi sekitar pukul 13.00 WIB itu sangat mengerikan.
"Ya kaget, tiba-tiba ramai. Saat dilihat lagi, ternyata benar, ada bayi masih merah gitu. Masih lengkap sama ari-arinya," ungkap Damri tak jauh dari lokasi penemuan.
Menurutnya, bayi tak berdosa itu ditemukan dalam kondisi yang sangat mengenaskan.
"Bayinya masih berlumur darah. Saat ditemukan dibungkus pakaian, terus dimasukkan ke dalam tas," paparnya.
Sementara, warga lainnya, Roy, 50 menuturkan, bayi pertama kali ditemukan oleh orang yang hendak mancing di sekitar lokasi.
"Jadi tadi orang lagi nyari cacing buat mancing, tiba-tiba ngeliat ada tas, terus dibuka ada bayi," tuturnya.
Tak lama berselang, lanjut dia, warga pun langsung melaporkan penemuan itu ke pihak berwajib.
Saat di lokasi, terpantau mayat bayi berjenis kelamin perempuan itu sudah dievakuasi.
"Tadi polisi datang, sekarang bayinya sudah dibawa polisi," pungkas Roy.(RMI/HRU)
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TODAY TAGPT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memberikan klarifikasi terkait oknum petugas kargo Bandara Soekarno-Hatta yang diduga melakukan tindak pidana pencurian ratusan tas ekspor Lululemon dengan kerugian senilai Rp1 miliar.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews