Connect With Us

DED Elevated Busway Ciledug-Larangan Segera Diselesaikan

Denny Bagus Irawan | Minggu, 29 Maret 2015 | 18:59

Jalan di CBD Ciledug, kerusakannya semakin meluas. (tangerangnews / dira)

 

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, pihaknya akan segera menyelesaikan DED elevated busway Ciledug-Larangan secepatnya. Namun, menurut dia, semua DED dan proposal ke DKI Jakarta kecuali elevated busway sudah selesai.

“Semua yang kita ajukan kemarin itu sudah selesai DED dan proposalnya, kecuali elevated busway,” ujar Arief.

Wali Kota Tangerang mengatakan, pihaknya akan segera berkomunikasi ke Gubernur DKI Ahok seperti halnya yang dilakukan Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany.

 

“Karena tadi saya bertemu dengan Pangdam Jaya, informasinya 10 April Pergub baru disahkan. Jadi kalau ditanya kita dapat berapa, kita belum tahu, segera kita akan komunikasi,” tuturnya.

Namun, Arief membantah kalau Kota Tangerang akan mendapat lebih dari wilayah mitra DKI Jakarta lainnya. Sebab setahu dirinya, angka yang telah muncul untuk Kota Tangerang sekitar Rp100 miliar.

“Tak mungkin kita kurang Kota Tangerang dapat lebih dari Rp300 miliar. Tetapi kalau bukan termasuk elevated busway, dan kita dibilang akan dapat paling besar, ya kita harus berterima kasih. Tetapi itu semua kan sesungguhnya juga untuk kepentingan DKI juga,” katanya.

Kemungkinan, kata Arief yang dimaksud Ahok adalah untuk elevated busway, tetapi itu pun jumlahnya besar. “Kita ajukan satu seperempat Triliun,” katanya.

Jadi kenapa DED elevated busway belum selesai, karena memang pihaknya baru  koordinasi dengan DKI Jakarta baru akhir tahun kemarin. “Saat itu anggaran ke buru di sahkan, tahun ini baru kita kejar ketertinggalan itu,” terangnya.  

Proyek elevated busway yang berjudul Blok M-Ciledug itu menurut Arief,  proyek multiyeras. Karenanya DKI mulai mengerjakannya tahun ini. Adapun di wilayah Kota Tangerang total ada 5 Km yang harus dipersiapkan lahannya.

“Anggarannya sangat besar, 5 Km dari ujung Larangan sampai perempatan Ciledug. Harga per kilo meter berkisar 250 miliar, itu mengacu pada DKI. Namun, kita mengajukan lebih dari itu,” terangnya.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill