Connect With Us

Pemkot Tangerang Butuh Rp 3 Triliun Untuk Revitalisasi Sungai

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 23 April 2015 | 16:52

Arief R Wismansyah saat melihat langsung sungai Cisadane. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews.com)

TANGERANG-Salah satu upaya Pemerintah Kota Tangerang untuk mengatasi banjir adalah dengan merevitalisasi empat sungai. Namun revitalisasi tersebut membutuhkan dana sedikitnya Rp3 triliun. Sementara dana yang diterima Pemkot dari pemerintah Provinsi dan Pusat masih kurang.

 

"Itu untuk menormalisasi sungai Cirarab, Cisadane, Kali Angke dan Kali Sabi, supaya tidak banjir," jelas Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, Kamis (23/4).

 

Menurutnya, Arief mengatakan saat ini dana yang diterima Pemkot hanya Rp 100 miliar. Karena itu, Pemkot berencana mendesak Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Pusat untuk menambah dana tersebut. "Cisadane aja butuh Rp 1,9 triliun. Rp 100 miliar tidak akan cukup," paparnya.

 

Arief menjelaskan, selain untuk menormalisasi aliran sungai, dana Rp 3 triliun itu akan digunakan untuk membangun sheet pile sepanjang aliran. Hal ini dilakukan untuk membentuk tembok yang dapat menahan tanah guna menghindari longsor.

 

"Diharapkan pemerintah provinsi dan pusat bersedia untuk mengeluarkan anggaran untuk merevitalisasi empat aliran sungai tersebut. Karena anggaran normalisasi aliran sungai telah dijanjikan oleh Presiden Jokowi sewaktu menjadi gubernur DKI Jakarta," katanya.

 

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill