Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera
Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:18
Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
TANGERANG-Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Tangerang mengalokasikan sekitar Rp15 miliar dari APBD untuk merevitalisasi delapan gedung Puskesmas.
Kepala Dinas Bangunan Kota Tangerang Dedi Suhada mengatakan, ada delapan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang direvitalisasi, dimana tujuh di antaranya berupa penambahan ruangan pelayanan dan satu lagi peningkatan cakupan pelayanan meliputi rawat inap.
“Puskesmas yang jadi mencakup rawat inap ada di Larangan Utara, sedangkan tujuh lain penambahan ruang di antaranya di Kunciran, Pondok Bahar, Poris Gaga, Pabuaran Tumpeng, dan Tajur,” tuturnya, Rabu (20/5)
Lima Puskesmas di Kota dan Kabupaten Tangerang dapat Ambulans
Dedi menambahkan, peningkatan cakupan pelayanan menjadi Puskesmas Rawat Inap membutuhkan dana sekitar Rp9 miliar. Adapun tujuh Puskesmas yang mengalami penambahan ruang pelayanan dialokasikan sekitar Rp6 miliar. Untuk masing-masing Puskesmas butuh anggaran berbeda berkisar Rp700 juta – Rp1 miliar.
"Sekarang seluruh proyek tersebut sedang dalam tahap lelang. Insya Allah bulan depan pembangunannya bisa dimulai,” ucap Dedi.
Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
TODAY TAGRangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis, rasanya sudah sulit dianggap sekedar kebetulan. Belum ada satu bulan, setidaknya empat kecelakaan terjadi di wilayah yang kurang lebih sama.
Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews