Connect With Us

Terkait Pentas Musik Inbox, Pelajar Bolos Dirazia

| Jumat, 9 Oktober 2009 | 18:24

TANGERANGNEWS-Pemerintah Kota Tangerang kembali menggelar operasi pembinaan terhadap pelajar yang mangkir belajar. Dari hasil razia yang dilakukan di seluruh titik pusat perbelanjaan di Kota Tangerang, petugas Satpol PP Kota Tangerang berhasil menjaring sebanyak 29 pelajar yang kedapatan sedang berkeliaran saat jam sekolah. Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Satpol PP Kota Tangerang Mulyanto, langkah itu diambil untuk meminimalisir keberadaan pelajar saat jam sekolah dilokasi keramaian. Dia juga tidak menampik, razia besar-besaran terhadap pelajar ini terkait juga dengan pagelaran musik Inbox yang dilaksanakan di Metropolis Town Square. “Sebagian pelajar datang kesana. Karena mereka tidak tahu, kegiatan tersebut sudah di stop. Pelajar yang kedapatan tidak hanya berasal dari Kota Tangerang. Tapi juga dari luar Kota Tangerang,” katanya saat ditemui Tangerangnews di kantornya, Jumat (10/10). Mulyanto menambahkan, keseluruh pelajar tersebut terjaring di Metrpolis Town Square, Robinson Pasar Anyar dan saat ‘nongkrong’ di trotoar sepanjang Jalan TMP Taruna. Mereka pun langsung dibawa ke Gedung Dinas Pendidikan Kota Tangerang, untuk di data. “Razia ini juga sebagai shock therapy untuk mereka agar tidak mengulanginya lagi. Jadi kami hanya mendata seluruh siswa saja dan kemudian para siswa dipulangkan ke orang tuannya. Namun mereka tetap dibina oleh pihak dindik,”paparnya. Kegiatan ini, kata Dia, akan dilakukan secara berkesinambungan. Untuk memaksimalkan razia pelajar, diseluruh pusat perbelanjaan di wilayah Kota Tangerang disebar puluhan intel Satpol PP berseragam bebas. “Nantinya meraka akan memberikan laporan ada tidaknya pelajar yang mangkal saat jam sekolah,” terang Mulyanto.(rangga)
BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill