Connect With Us

Pejabat Tangerang "Berbagi" Tanah Babakan

| Senin, 19 Oktober 2009 | 16:20

TANGERANGNEWS-Pejabat di Kota Tangerang diduga telah "berbagi" tanah di Babakan, Cikokol, Kota Tangerang yang luasnya sekitar 5000m2. Itu baru terungkap setelah adanya rencana pemindahan dua gedung sekolah dasar unggulan, yakni SDN 4 dan SDN 5, di Jalan Perintis Kemerdekaan, Cikokol, Kota Tangerang. Itu dibenarkan oleh Asda Satu Kota Tangerang Asmuni dan Asda Dua Dafyar Eliadi. Menurut Asmuni dirinya telah membuat sertifikat atas lahan itu dengan alasan tanah itu pada tahun 1995 tidak ada yang memiliki. "Saat itu saya adalah Lurah Sukasari, " ujar Asmuni, hari ini. Menurutnya, meski telah membuat sertifikat, hingga kini surat berharga itu belum sampai ketangannya. Semua, kata dia, masih di Kantor Badan Pertanahan Nasional. "Dasar saya mendapat lahan itu, karena lahan itu lahan bebas, belum ada yang memiliki," katanya. Senada dengan itu, Dafyar Eliadi juga mengaku, selain dirinya banyak juga yang membuat sertifikat atas lahan itu. "Jangan saya saja dong, yang lain juga kan banyak yang dapat," ujarnya. Ditanya apa dasar dirinya mendapat tanah itu, dia mengaku tidak terlalu tahu alasannya. Namun, kata dia, hingga kini dirinya tak pernah melihat tanah itu. "Saya juga lupa berapa luasnya, karena hiang sertifikatnya," tegasnya. Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, pihaknya akan langsung tim kecil untuk meminta klarifikasi bagi para pejabat yang diduga mendapat tanah itu. "Saya sudah dengar, kami akan meminta klarifikasinya," ujarnya. Jika memang ada pegawai yang bersalah dalam proses sertifikasi tanah itu. Dirinya mengaku mempersilahkan petugas hukum yang mencari kebenaran itu. "Saya mempersilahkan, kebenaran media hukum ditempuhnya," tegasnya. Soal rencana Pemkot Tangerang yang akan menggusur dua sekolah itu dibenarkan. Arief mengaku, dinamika pembangunan yang terjadi di Kota Tangerang memang sangat pesat. Jika pada awal di daerah sekitar sekolah itu akan dijadikan lokasi khusus untuk sekolah, kini terjadi perubahan. "Mungkin kini menjadi pusat bisnis, di sini memang pesat. Soal rencana tata ruang, saya tak hapal itu akan di jadikan apa," tandasnya. (dira)
MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KAB. TANGERANG
Pelaku Mutilasi di Pasar Kemis Divonis Seumur Hidup, Freezer untuk Simpan Mayat Dimusnahkan Kejari

Pelaku Mutilasi di Pasar Kemis Divonis Seumur Hidup, Freezer untuk Simpan Mayat Dimusnahkan Kejari

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:51

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang memusnahkan barang bukti berupa Freezer yang digunakan pelaku mutilasi untuk menyimpan mayat korban.

NASIONAL
Lebih dari 8,5 Juta Siswa Terdaftar TKA SD dan SMP, Masih Dibuka hingga 28 Februari

Lebih dari 8,5 Juta Siswa Terdaftar TKA SD dan SMP, Masih Dibuka hingga 28 Februari

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:59

Proses pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP masih berlangsung hingga 28 Februari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill