Darurat Kemarau Ekstrem, Ada 11 Titik Kebakaran di Kabupaten Tangerang dalam Sehari
Kamis, 23 Juli 2026 | 19:35
Dampak musim kemarau ekstrem mulai memicu rentetan bencana kebarakan di wilayah Kabupaten Tangerang.
TANGERANG - Memasuki musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang telah melakukan antisipasi banjir, terutama di wilayah langganan banjir seperti Periuk dan Ciledug Indah.
Kepala BPBD Kota Tangerang Irman Pujahendra mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dan pengecekan peralatan. Selain itu juga membentuk relawan-relawan serta memberikan pelatihan penanganan banjir kepada masyarakat.
“Kita sudah siap jika ada banjir,” katanya, Kamis (19/11).
Menurut Irman, titik banjir saat ini sudah berkurang dari 33 menjadi 12 titik. Setelah Wali Kota Tangerang melakukan langkah-langkah melakukan pengerukan kali, penuraban dan revialisasi drainase, titik banjir tinggal 2 yakni di Periuk dan Kali Angke.
“Saya optimis tahun ini tidak ada banjir. Tapi tetap kita waspadai,” jelasnya.
Untuk sarana rasarana sendiri, Irman menjelaskan, BPBD telah menyiapkan 17 perahu karet 12 perahu almunium untuk evakuasi dan sejumlah pompa penyedot air. “Seluruh personil juga sudah dibekali dengan kemampuan baik penanganan bencana melalui diklat-diklat yang dilakukan ataupun melalui latihan-latihan fisik,” paparnya.
Dampak musim kemarau ekstrem mulai memicu rentetan bencana kebarakan di wilayah Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Apakah diantara kalian sudah ada yang pernah dengar merk pasar Turbion? Merk ini merupakan suatu brand pasar yang bergerak dibidang industri dan menawarkan aneka pilihan bahan bakar minyak. Turbion menawarkan beberapa produk berkualitas
RS Mandaya Royal Puri resmi menghadirkan robot bedah Da Vinci Xi, teknologi kesehatan terbaru yang diklaim mampu meningkatkan presisi operasi sekaligus mengurangi kebutuhan tindakan bedah dengan sayatan besar.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews