Connect With Us

Pejabat Tangerang Kaget Dilaporkan Mantan Istri ke Polisi

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 4 Desember 2015 | 21:13

Ilustrasi Satpol PP (Dira Derby / Tangerangnews)

TANGERANG - Pasca dilaporkan mantan istrinya ke Polres Metro Tangerang karena diduga melakukan KDRT,  EM mengaku sangat terkejut. Pasalnya dia yang kini menjabat sebagai Kabid Sumber Daya Aparatur (SDA) Satpol PP Kota Tangerang ini tidak tahu  tentang laporan tersebut.

Menurut EM, dirinya belum pernah mendapati informasi mengenai adanya laporan tersebut, baik secara lisan maupun tertulis dari pihak terkait. Karena itu dia merasa heran jika disebut sebagai tersangka seperti yang diberitakann media masa.

"Saya belum dapat pemberitahuan ataupun panggilan dari Polres apalagi diperiksa. Makanya saya heran kok tiba-tiba jadi tersangka," jelasnya di Kantor Satpol PP Kota Tangerang, Jumat (4/12).

Dia sendiri baru mengetahui kalau dilaporkan atas dugaan penganiayaan terhadap mantan istrinya, lantaran permintaanya untuk mengembalikan harga senilai Rp150 juta ditolak.

"Justru saya baru diberitahu, kalau saya dilaporkan kepihak kepolisian dan sampai disebut sebagai tersangka didalam pemberitaan dikoran," katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang, AKBP Sutarmo dengan tegas menyatakan, bahwa pihaknya memang belum pernah menetapkan status tersangka terhadap pihak terlapor.
Dia justru menjelaskan, bila dalam hal penetapan tersangka disebuah kasus atau laporan, pihaknya haruslah terlebih dahulu memenuhi sebanyak tiga alat bukti.

"Laporan itu kan masuk baru beberapa hari lalu kemarin, saat ini kita masih mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi-saksi. Termasuk, menunggu hasil visumnya. Dalam proses penetapan tersangka, kita kan harus memenuhi tiga alat buktinya terlebih dahulu. Jadi, kita belum pernah ada menetapkan status tersangka," tegas Sutarmo. 

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

HIBURAN
Akhir Perjalanan Tempat Hiburan Legendaris, FM3 Karaoke Tangerang Resmi Tutup Permanen

Akhir Perjalanan Tempat Hiburan Legendaris, FM3 Karaoke Tangerang Resmi Tutup Permanen

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:36

Tempat hiburan malam legendaris di Kota Tangerang kembali harus menghentikan operasionalnya.

KOTA TANGERANG
729 Pelaku Curanmor di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya Diringkus, Terbanyak di Kota Tangerang

729 Pelaku Curanmor di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya Diringkus, Terbanyak di Kota Tangerang

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 19:50

Jajaran Kepolisian di wilayah hukum Polda Metro Jaya membongkar maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang masih didominasi oleh modus klasik menggunakan kunci T.

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill