Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija
Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:37
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
TANGERANG-Setelah dicari lebih dari 24 jam, jenazah Gugun Desairi, 21, yang sebelumnya diketahui bunuh diri dengan loncat ke Sungai Cisadane di Pintu Air 10, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, akhirnya ditemukan Tim SAR, Senin (25/1/2016).
Kapolsek Neglasari Kompol Sutrisno mengatakan, jenazah korban ditemukan sekitar pukul 10.15 WIB, di Kampung Eretan, RT 1/1, Kelurahan Kedaung Baru, Kecamatan Neglasari, sekitar 6 Km dari tempat korban bunuh diri.
"Korban hanyut sampai ke Kampung Eretan. Setelah Tim SAR dan anggota polsek yang berjumlah 7 orang dengan 1 perahu motor melalukan penyisiran, korban ditemukan dalam posisi telungkup di sisi Sungai," paparnya.
Selanjutnya jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang dengan mobil ambulance.
Sutrisno mengatakan, motif korban bunuh diri karena terlalu cinta dengan pacarnya, ES. Sebelum menceburkan diri ke Sungai, korban sempat mengajak pacarnya melakukan hubungan bersama.
"Tiba-tiba ada pemikiran seperti itu, pacarnya kaget. Dia nggak mau, lalu menjauh dari korban untuk menyalakan sepeda motor. Saat ES menengok ke belakang, korban sudah tidak ada," jelasnya.
Berdasarkan informasi dari tetangga korban, Gugun dikenal sebagai orang yang pendiam. Upaya bunuh diri Gugun, sebenarnya bukan yang pertama kali dilakukan.
Sebelumnnya dia sudah dua kali mecoba bunuh diri. Pertama kali karena cekcok dengan pacarnya, yang kedua karena motornya hilang dibegal. Dia sempat menyayat tangannya, tapi berhasil dicegah keluarganya.
Gugun sudah pacaran sekitar tiga tahun dengan ES. Saat hidup, Gugun sempat mengatakan ke ibunya ingin menikahi ES, namun belum disetujui karena ES masih duduk di kelas 3 SMA.
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
TODAY TAGRuas Jalan Maloko–Dangdang yang selama puluhan tahun rusak dan nyaris tak tersentuh pembangunan dipastikan akan diperbaiki pada 2026 melalui rencana kolaborasi antarpemerintah daerah.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews