Connect With Us

'Mantan' Kampung Kumuh Ini Kian Hijau

Denny Bagus Irawan | Jumat, 12 Februari 2016 | 19:41

Kampung Hijau Matahari (tangerangkota.go.id / Dira Derby)

TANGERANG-Adalah Kampung Hijau Matahari yang awalnya merupakan kampung yang kumuh dan bau. Kini, kampung ini telah berubah menjadi kampung yang asri dan indah.

 

Kampung Hijau Matahari di Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah ini dibuat atas keprihatinan masyarakat RW 08 khususnya RT 02, 03, dan 08 yang menginginkan lingkungan yang hijau.

 

Kampung Hijau Matahari dirancang mulai Agustus 2014 bersama Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Tangerang dan RW 08 Ciledug Indah 2. Tujuannya adalah untuk menciptakan lingkungan yang asri dan enak dipandang oleh warga sekitar dan masyarakat.

 

"Dulu di sekitar sini (RW 08) kampungnya bisa dibilang kumuh, di depan ada pangkalan ojek, kadang suka pipis sembarangan, jadinya bau pesing kemana-kemana, belum lagi yang buang sampah sembarangan. Semenjak ditaro taneman-taneman tukang ojek sudah tidak berani mangkal disini," ujar Syamsuarni (53) salah satu anggota Kampung Hijau Matahari, seperti dilansir tangerangkota.go.id.

 

Di kampung ini, banyak tanaman-tanaman yang tidak hanya indah, tapi juga berkhasiat bagi tubuh di antaranya tanaman binahong, kumis kucing, lidah buaya dan masih banyak tanaman lainnya.

 

"Selain tanaman hias, disini ada tanaman binahong untuk rematik, asam urat, buat stamina juga terus ada kumis kucing buat yang punya kencing manis ada juga lidah buaya buat kulit sama rambut dan masih banyak tanaman-tanaman lainnya," kata Syamsuarni.

 

Kampung Hijau Matahari menjadi salah satu kampung yang diharapkan dapat menginspirasi masyarakat di seluruh Kota Tangerang untuk ikut menggalakkan penghijauan yang terus dilakukan Kota Tangerang.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

NASIONAL
BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

SPORT
Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Senin, 8 Juni 2026 | 17:38

Persija Jakarta menyiapkan anggaran besar mencapai Rp545 miliar untuk mendukung proyek pembangunan tim bersama pelatih anyar Shin Tae-yong menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill