Connect With Us

Mahasiswa Tangerang Tuntut Densus 88 Dibubarkan

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 20 Maret 2016 | 14:33

Para mahasiswa Tangerang, beroriasi di Jalan Raya Daan Mogot, Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Tangerang. menyuarakan tuntutannya agar pemerintah membubarkan Detasemen Khusus (Densus) 88 anti teror (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 

TANGERANG-Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam gerakan mahasiswa pembebasan Tangerang (GMPT) berdemo menyuarakan tuntutannya agar pemerintah membubarkan Detasemen Khusus (Densus) 88 anti teror karena dinilai telah melakukan tindakan semena-mena terhadap masyarakat, Minggu (20/3/2016).

 

Dengan membawa spanduk dan poster, para mahasiswa beroriasi di Jalan Raya Daan Mogot, Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Tangerang.

 

Koordinator aksi demo Muhamad Kholiq mengatakan, aksi yang dilakukan oleh puluhan mahasiswa ini, menuntut supaya pemerintah membubarkan Densus 88 anti teror yang telah memperlalakukan semena-mena terhadap rakyat. Mereka kerap menembak mati orang yang masih diduga teroris.

 

"Densus 88 tidak mengedepankan asas paraduga tak bersalah. Mereka selalu mengekekusi targetnya di lapangan. Kita melihat juga kasus Densus yg berdasarkan akumulasi dari beberapa kasus yang kemudian menimbulkan keresahan masyarakat," ujar Kholiq.

 

Selain itu, kata Kholiq, pihaknya juga menuntut profesionalisme Densus 88 yang di bentuk sejak tahun 2004 lalu itu. Mereka tidak melindungi masyarakat, namun malah menzalimi dengan mengeksekusi ratusan orang.

 

"Berdasrakan data-data  dari Komnas HAM. Sekitar 118 orang menjadi korban Densus 88 tanpa proses pra peradilan,” terangnya

 

 

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill