Connect With Us

Ayah Rahmat Alim Ngotot Anaknya Tak Ada di Lokasi

Denny Bagus Irawan | Kamis, 9 Juni 2016 | 14:00

Alfian Sari (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Sidang lanjutan perkara pemerkosaan disertai pembunuhan kepada Enno Parihah,18, dengan terdakwa dibawa umur Rahmat Alim kembali digelar di PN Tangerang, Kamis (9/6/2016) dengan agenda kesaksian yang meringankan dari kubu terdakwa.

 

Dalam sidang tertutup itu, Nahjudin ayah Rahmat Alim menyampaikan kepada wartawan diluar persidangan,  bahwa buah hatinya yang masih duduk di bangku SMP itu tertekan, sehingga semua tuduhan kepada anaknya dipaksa untuk mengaku. Sebab, kata dia, ketika diperiksa petugas polisi karena dia memiliki ponsel Enno, Rahmat babak belur.

 

“Mas saya yakin benar, anak saya itu anak baik. Pas malam kejadian itu saya ingat, dia tidur bersama saya, disamping saya, “ ujar Nahjudin seraya menyampaikan bahwa dia tak mungkin berbohong karena saat ini adalah bulan Ramadan.

 

Sementara itu, Alfan Sari kuasa hukum terdakwa menyampaikan hal serupa. “Sekarang itu sebaiknya petugas penyidik mencari, siapa itu Dimas. Dari mana klien kami mendapat ponsel itu, kan dari Dimas beli Rp10 ribu,” ujarnya.

 

 

 

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

KOTA TANGERANG
75 SPPG di Kota Tangerang Kantongi SLHS, Kemenkes Wanti-wanti Jaga SOP Tiap Hari

75 SPPG di Kota Tangerang Kantongi SLHS, Kemenkes Wanti-wanti Jaga SOP Tiap Hari

Rabu, 4 November 2026 | 20:30

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengingatkan para pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Tangerang agar tetap menjaga kualitas Makan Bergizi Gratis (MBG) meski telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill