Connect With Us

Ini Lima Rumah Sakit di Tangerang yang Diduga Beli Vaksin Palsu

Denny Bagus Irawan | Jumat, 15 Juli 2016 | 13:00

Rumah yang dijadikan tempat peredaran vaksin palsu. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

 

TANGERANGNews.com –BPOM Provinsi Banten telah memberikan catatan kepada Dinas Kesehatan Kota Tangerang tentang rumah sakit yang diduga belanja vaksin palsu. Setidaknya, ada lima rumah sakit yang terdata.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Roostiwi mengatakan, berdasarkan laporan dari BPOM Provinsi Banten, tercatat ada lima rumah sakit yang membeli vaksin dari distributor tidak resmi.”Kami khawatir. Kelimanya adalah Rumah Sakit Mutiara Bunda, Rumah Sakit Bhakti Asih, Rumah Sakit Pratiwi, Klinik Bersalin Melati, dan Klinik Diana, " kata Roostiwi.

 

Karenanya, kata Roostiwi, pihaknya langsung melakukan tindak lanjut terkait laporan tersebut. Bahkan, pihaknya langsung memanggil pihak dari kelima rumah sakit yang bersangkutan untuk mengonfirmasi kebenarannya.

 

“Dinkes bersama BPOM Banten akan ke rumah sakit, meski belum ada keluhan dari masyarakat terkait penggunaan vaksin di lima rumah sakit itu," kata Roostiwi.

 

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

BANDARA
Kebakaran Puluhan Gudang di Kosambi, Operasional Bandara Soekarno-Hatta Dipastikan Normal

Kebakaran Puluhan Gudang di Kosambi, Operasional Bandara Soekarno-Hatta Dipastikan Normal

Rabu, 16 September 2026 | 15:10

Kebakaran hebat puluhan gudang di Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, menyebabkan kepulan asap hitam pekat, pada Rabu 16 September 2026, pukul 12.55 WIB.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill