Connect With Us

Bayi Usia 15 Bulan Tewas Setelah Ditolak 4 Rumah Sakit di Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 5 September 2016 | 18:00

Misrun saat menunjukan foto sang putri yang tewas lantaran ditolak empat RS di Kota Tangerang. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Seorang bayi perempuan berumur 15 bulan meninggal setelah ditolak empat rumah sakit di Kota Tangerang. Bayi bernama Mesiya Rahayu itu diketahui meninggal karena terlambat mendapat pertolongan pertama akibat infeksi paru-paru yang dideritanya.

Mesiya adalah anak kelima dari pasangan suami istri Undang Misrun, 42, dan Kokom Komalasari, 37, yang tinggal di sebuah kontrakan sempit di RT 02/01, Kelurahan Neglasari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Menurut Misrun, peristiwa itu berawal saat anaknya tiba-tiba muntah dan sesak nafas pada Minggu (4/9/2016) sekitar pukul 01.00 WIB.

Dirinya bersama istrinya  pun dengan sigap langsung membawa Mesiya ke klinik setempat. Di sana anaknya sempat ditangani.  Namun, dokter klinik menyebutkan jika Mesiya terkena diare. Sang dokter lalu merujuknya ke Rumah Sakit Sitanala untuk segera dirawat.

 

“Saat di RS Sitanala, anak saya masuk di IGD. Saya sempat mengajukan BPJS. Tetapi tidak diterima karena punya saya BPJS Ketenagakerjaan. Akhirnya saya mendaftar sebagai pasien umum dengan membayar Rp370 ribu,” katanya, Senin (5/9/2016).

 

RS Sitanala pun melakukan penanganan dengan memberikan infus, menyuntikkan obat dan memberi bantuan pernafasan dengan oksigen. Dari hasil pemeriksaan dokter, Mesiya didiagnosa infeksi paru-paru.

 

“Kemudian pihak RS Sitanala memberikan rujukan dengan alasan tidak memiliki alat untuk menangani anak saya,” jelas Misrun yang bekerja sebagai sopir truk sampah di Dinas Kebersihan dan Pertamaman Kota Tangerang sebagai Tenaga Harian Lepas (THL) ini.

 

Tanpa diberi tahun harus ke mana, akhirnya Misrun mencari sendiri rumah sakit untuk merujuk putrinya.

Sementara anaknya masih di rawat di IGD, Misrun pun berkeliling dengan mengendarai sepeda motor. Dia sempat mendatangi empat rumah sakit, yakni RSUD Kabupaten Tangerang, RS Sari Asih Karawaci, RS Melati dan RS Ar-Rahman. Namun semua rumah sakit itu menolaknya dengan alasan kamar penuh.

 

“Saya datang bawa surat rujukan, pihak rumah sakit cuma bilang kamar penuh. Mereka tidak menanyakan KTP saya ataupun kondisi anak saya. Saya enggak mengerti kenapa,” ujarnya.

 

Lantaran terlalu lama mendapat pertolongan, Meisya pun kritis. Nafasnya menjadi sesak hingga akhirnya pada Minggu pukul 23.30 WIB, nyawanya tidak tertolong. “Sebelumnya, nafasnya jadi berat dan sesak. Sempat ditolong dokter, dadanya ditekan-tekan tapi tidak berhasil,” ujar Misrun.

 

Misrun mengaku kecewa dengan pelayanan rumah sakit di Kota Tangerang. Padahal dia hendak mendaftar sebagai pasien umum dengan membayar sendiri biaya pengobatan, bukan dengan bantuan BJPS. “Jadi pasien biasa aja begini, gimana saya pakai BPJS,” ujarnya.

 

Misrun juga mengatakan, meski sudah bekerja menjadi petugas kebersihan di DKP selama hampir 22 tahun, namun dia tidak mendapat jaminan kesehatan untuk keluarga. Setiap keluarganya sakit, dia harus membayarnya sendiri.

 “Tidak ada bantuan kesehatan, semua pakai biaya sendiri,” pungkasnya

 Jenazah Mesiya pun telah dimakamkan di TPU Selapajang pada Senin (5/9/2016) pukul 09.30 WIB setelah disemayamkan di rumahnya.

 

TEKNO
Kompetisi Robotik Nasional Digelar di Tangerang, Kemenpora Tekankan Penguatan Daya Saing Digital Generasi Muda

Kompetisi Robotik Nasional Digelar di Tangerang, Kemenpora Tekankan Penguatan Daya Saing Digital Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:41

Kompetisi teknologi bidang coding dan robotik, Codero National Competition (CNC) 2026 digelar di Mall @ Alam Sutera, Tangerang, selama 24–25 Oktober 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

HIBURAN
BBQ City Light dan Staycation Jadi Andalan Fame Hotel Gading Serpong Sambut Tahun Baru 2027

BBQ City Light dan Staycation Jadi Andalan Fame Hotel Gading Serpong Sambut Tahun Baru 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 | 20:26

Fame Hotel Gading Serpong menawarkan paket staycation untuk menyambut Tahun Baru 2027 dengan harga mulai Rp899.999.

KOTA TANGERANG
Pria di Benda Tangerang Nekat Curi Honda PCX Demi Kebutuhan Hidup

Pria di Benda Tangerang Nekat Curi Honda PCX Demi Kebutuhan Hidup

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:13

Seorang pria berinisial EM diciduk polisi lantaran nekat mencuri sepeda motor Honda PCX milik warga di kawasan Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill