Connect With Us

Gagal Lelang, Serapan APBD 2016 Kota Tangerang Baru 43 Persen

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 23 September 2016 | 14:56

Dadi Budaeri (Rangga / TangerangNews)

 

TANGERANGNews.com-Serapan APBD murni tahun 2016 untuk belanja langsung di Pemerintah Kota Tangerang hingga bulan Agustus 2016 baru mencapai 43 persen. Hal ini dikarenakan banyaknya kegiatan yang gagal lelang.

 

Sekretaris Daerah Kota Tangerang Dadi Budaeri mengatakan, di Tangerang anggaran belanja langsung ini digunakan untuk proyek pekerjaan pembangunan. Untuk yang berskala kecil diantaranya seperti pekerjaan jalan lingkungan, perbaikan saluran air, pembangunan beberapa kantor pemerintah.

 

“Sedangkan untuk pembangunan yang skala besar, masih dalam tahap proses. Pasalnya, banyak pekerjaan yang telah disiapkan sejak awal tahun, mengalami kendala gagal lelang,” katanya.

 

Dia menyebutkan seperti pembangunan ribuan rumah sehat, pembangunan jembatan, operasional Bus Rapid Transit (BRT) dan pembangunan kantor pemerintahan.”BRT itu dua kali gagal lelang, sebenanrya yang kedua sudah ditetapkan operatornya, tapi mundur karena tidak sanggup,” kata Dadi.

 

Selain itu juga proyek ribuan rumah sehat tiga kali gagal lelang lantaran tidak ada pemborong yang mau menawar. “Lelang proyek ini dilakukan tiga kali pada Februari, Juni dan terkahir Agustus 2016, tapi tidak laku,” jelas Dadi.

 

Untuk mengatasi hal tersebut, jelas Dadi, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah kementerian untuk bisa membantu dalam percepatan penyerapan anggaran. Lalu, untuk pekerjaan yang gagal lelang pun akan diatasi dengan beberapa paket pekerjaan yang dilimpahkan ke masyarakat melalui Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) seperti halnya pembangunan rumah sehat.

 

"Kita masih terus target agar penyerapan anggaran bisa sesuai dengan rencana. Sebab banyak pekerjaan yang gagal lelang," paparnya.

 

Akibat dari gagalnya lelang proyek pembangunan tersebut, anggaran tersebut akhirnya mengendap di Bank. Dadi pun mengaku jika Pemerintah Kota Tangerang menjadi salah satu daerah dengan anggaran besar yang mengendap di Bank.

 

Untuk diketahui, APBD Perubahan Kota Tangerang Tahun Anggaran 2016 mengalami kenaikan sebesar 1,12 persen bila dibanding belanja daerah sebelum perubahan. Sehingga total Belanja Daerah pada APBD-P sebesar Rp 4,245 triliun atau mengalami kenaikan sebesar Rp 46,8 Miliar dari APBD Murni tahun 2016.

 

 

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:15

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mulai mengarahkan aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya untuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

HIBURAN
Gelar Saturdate Pound, Paramount Petals Hadirkan Akhir Pekan Seru Berbalut Olahraga hingga Wisata Kuliner

Gelar Saturdate Pound, Paramount Petals Hadirkan Akhir Pekan Seru Berbalut Olahraga hingga Wisata Kuliner

Senin, 22 Juni 2026 | 14:03

Paramount Petals kembali menghadirkan beragam aktivitas akhir pekan yang dapat dinikmati seluruh keluarga melalui rangkaian kegiatan olahraga, hiburan, dan kuliner.

TEKNO
Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Senin, 22 Juni 2026 | 18:36

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill