Mahasiswa Gelar Demo di Tiga Titik Hari Ini, Polisi Turunkan Ribuan Personel Pengamanan
Senin, 4 Mei 2026 | 11:52
Massa mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026, siang.
TANGERANGNews.com-Pelaku pecah kaca masih terus menelan korbannya di wilayah Kota Tangerang. Kali ini menimpa seorang mandor buruh proyek di Jalan Perintis Kemerdekaan, Cikokol, Kota Tangerang di samping markas Pokja Wartawan Harian Tangerang Raya.
Peristiwa itu terjadi Senin (3/1/2016) siang. Padahal, mobil Toyota Innova berwarna hitam dengan nomor polisi F 1824 IP yang dimiliki Syarif hanya ditinggal 10 menit.
“Tas berisi laptop dan ponsel habis dibawa, selain itu ada tiga tas milik pekerja yang juga dibawa pelaku,” ujar Syarif pemilik kendaraan saat ditemui dilokasi.
Pemilik mobil tersebut, Syarif mengatakan, saat itu dirinya tengah lengah karena baru saja menurunkan para pekerja buruh bangunan ke lokasi proyek. “Baru ditinggal sepeluh menit parkiri, tiba-tiba saat balik lagi ke mobil kondisi kaca sudah pecah,” katanya.
Syarif menyatakan, kerugian dalam peristiwa tersebut mencapai belasan juta rupiah. Sementara, korban langsung melaporkan kasus pencurian pecah ke Mapolsek Tangerang.
Sementara itu, Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Triyani Handayani membenarkan peristiwa tersebut. “Baru lapor, nanti dari Polsek Benteng akan menyelidikinya,” ujar Triyani.
Massa mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026, siang.
TODAY TAGKabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews